18/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Dunia Animasi Tawarkan Peluang Besar

Talk Show dan Workshop Animasi & Film PendekSurabaya, KabarGress.Com – Dunia animasi ternyata menawarkan peluang sangat besar seiring dinamika masyarakat moderen dewasa ini. Sayangnya potensi yang dimiliki animator-animator di tanah air belum mendapatkan tempat dan apresiasi layak dari pemerintah. Ironisnya, justru orang-orang asinglah yang menghargai bakat-bakat serta mempekerjakan animator Indonesia.

Praktisi animator yang sudah ternama, Mohammad Sholikin, mencontohkan di Batam ada salah satu House Production yang menggarap film-film dan semua produk berkaitan animasi. “Sayangnya, pemiliknya orang asing. Dan pekerjanya dalam hal ini para animatornya justru kebanyakan dari orang-orang kita. Artinya apa, bakat dan potensi animator Indonesia dimanfaatkan orang asing,” terangnya di sela-sela acara Talk Show dan Workshop Animasi & Film Pendek antar SMA/SMK se Jawa Timur dengan tema “East Java Cinematografi, Wujudkan Indonesia Berdikari“, yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Narotama bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Manajemen dan disupport Net Tower Indonesia serta Event Surabaya, bertempat di Conference Hall Univeritas Narotama Surabaya, Sabtu (21/2/2015).

Memang sudah 2 kali Disperindag Jawa Timur mengadakan lomba animasi namun itu belumlah cukup. “Terutama keberlanjutan setelah para animator memenangkan lomba, itu hingga sekarang tidak ada. Sehingga banyak diantara kawan-kawan yang justru melayani orderan dari luar negeri,” tukas pria biasa disapa Cak Ikin ini.

Cak Ikin berharap para generasi muda terutama, menjadikan dunia animasi sebagai salah satu potensi mengembangkan bakat diri, serta meraih kesuksesan di masa-masa mendatang mengingat dari segi komersil sangat menjanjikan. “Juga kepada pemerintah seyogyanya lebih mewadahi animator-animator di tanah air yang sudah memiliki kemampuan tidak kalah dengan animator asing,” ujarnya.

Sementara itu, Humas Universitas Narotama, Evi Retno Wulan, menambahkan acara yang diikuti sekitar 200 siswa dari 27 SMA/SMK di Jawa Timur ini, menghadirkan Cak Ikin (pembuat animasi Suro & Boyo dari GatotKaca Studio) dan Hendri Wahana (Animator, Motion graphic artist, Managing Director MOTIONANTHEM).

Acara ini dibuat dua sesi, sesi pertama dengan talkshow bincang-bincang film pendek dan animasi dan sesi kedua dengan praktek langsung membuat animasi serta film pendek. Adapun tujuan acara ini digelar sebagai salah satu bentuk kepedulian Universitas Narotama terhadap kreatifitas anak bangsa dengan mengarahkan pelajar SMA dan SMK se Jawa Timur sebagai generasi muda penerus bangsa untuk berani menggali kreativitas berkarya dalam cinematografi mengingat film dan animasi merupakan aset bangsa yang harus tetap dilestarikan.

Dan juga sebagai bentuk respon positif dan produktif menghadapi kemajuan dunia global MEA 2015, agar pelajar-pelajar yang merupakan aset bangsa tidak sekedar menjadi penonton di negeri sendiri, tapi juga tanggap mengimbangi kemajuan dengan melahirkan karya–karya film dan animasi yang positif, dapat diminati dan bermanfaat.

“Disamping itu acara ini merupakan rangkaian acara dalam memeriahkan Dies Natalies Universitas Narotama yang ke-34,” imbuhnya. (Ro)

Teks foto: Suasana acara Talk Show dan Workshop Animasi & Film Pendek antar SMA/SMK se Jawa Timur dengan tema “East Java Cinematografi, Wujudkan Indonesia Berdikari“, yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Narotama bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Manajemen dan disupport Net Tower Indonesia serta Event Surabaya, bertempat di Conference Hall Univeritas Narotama Surabaya, Sabtu (21/2/2015).