02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul: Masyarakat Harus Kenali Alam dengan Baik

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf Meninjau Pameran  Foto Yang akan di Lombakan (2)Kediri, KabarGress.com – Masyarakat harus bisa mengenali alam dengan baik. Pentingnya mengenal alam sangat penting bagi masyarakat agar bisa mengetahui apa yang akan terjadi dengan alam tersebut. Dengan mengenal alam, masyarakat dapat mengetahui tanda-tanda ketika akan terjadi bencana. Semua tanda-tanda tersebut dapat dikenali jika masyarakat dekat dengan alam. Salah satu contohnya adalah masyarakat di sekitar Gunung Kelud mengenal lingkungannya cukup baik.

“Kalau bisa memahami alam sekitar, masyarakat bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di alam sekitar. Penting bagi kita untuk mengenal alam dengan baik, sehingga kita bisa menyesuaikan dan ikut menjaga juga,” ujar Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf saat membuka Workshop dan Pameran Foto Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri bertema “Mengenang Setahun Erupsi Gunung Kelud” di Hall Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Kamis (12/2).

Ia mengatakan, sebagian dari masyarakat sudah melupakan untuk mengenal alam lebih dekat, bahkan merusak alam itu. Untuk itu, Gus Ipul mengingatkan agar terus kenali alam sekitarnya sehingga masyarakat bisa terhindar dari bencana alam.

Sementara itu, Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim itu mengapresiasi workshop dan pameran foto yang dilaksanakan AJI Kediri untuk mengenang setahun erupsi Gunung Kelud. Ada beberapa catatan pentingnya pada kejadian tersebut antara lain, masyarakat sekitar Gunung Kelud mengenal alam cukup baik, ketika ada tanda-tanda akan ada erupsi semua masyarakat mau dievakuasi dengan tertib dan lancar. Sehingga tidak ada korban jiwa ketika erupsi Gunung Kelud tersebut terjadi.

Selain itu, masyarakat sekitar Gunung Kelud melakukan simulasi secara bersama-sama. Masyarakatnya displin untuk melakukan simulasi. Melalui simulasi tersebut, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah preventif jika terjadi bencana.

Sehingga pada saat terjadinya erupsi Gunung Kelud setahun yang lalu, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah yang baik.

Gus Ipul juga menyampaikan, stakeholder yang terlatih seperti TNI Polri, relawan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah sangat diperlukan ketika bencana terjadi. Kerjasama yang kuat antar stakeholder dapat mengarahkan masyarakat. Selain itu, stakeholder juga penting untuk melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana sehingga dapat menormalkan keadaan.

“Orang yang terlatih inilah yang membimbing, menyelamatkan, dan memberikan bantuan kepada masyarakat. Makin banyak manusia terlatih dalam mengatasi bencana, semakin baik,” tuturnya.

Dikatakannya, pemberitaan juga merupakan hal yang penting dan penentu bagi suksesnya penanganan bencana. Dalam hal ini peran jurnalis dan media sangat penting untuk memberikan pemberitaan yang tepat, akurat, dan dimaksudkan untuk mengatasi masalah bencana.

Workshop dan Pameran Foto dilaksanakan selama tiga hari yakni 12-14 Februari 2015. Workshop yang dilakukan mengenai peliputan bencana, sedangkan pameran foto lebih pada mengenang erupsi kelud. (hery)