02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Wakil Gubernur Berikan Santunan Korban Banjir Gresik

Wakil Gubernur Berikaan Santunan Korban Banjir GresikGresik, KabarGress.com – Banjir bandang yang terjadi dikabupaten Gresik mendapat perhatian Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Drs.H.Saifullah Yusuf. Gus Ipul, demikian sapaan akrab Wagub Jatim ini, bersama Bupati Gresik,Sambari dan Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan, Kepala Biro Kesra Ratnadi Ismaun ,berkunjung ke lokasi banjir,dikecamatan Cerme.

Kedatangan Gus Ipul,dalam kerangka melihat dari dekat banjir  yang terjadi dalam beberapa hari itu. Dalam kesempatan temu warga korab banjir Gus Ipul berpesan supaya warga bersabar. “Saya minta Bapak /Ibu,sekalian bersabar,” pesannya.

Banjir yang menimpa warga di kecamatan Cerme tersebut terjadi, lantaran curah sangat tinggi,sehingga kali Lamong tidak mampu menampung luberan air hujan yang begitu ekstrim.

Banjir yang paling parah terjadi di Desa Morowudi Kecamatan Cerme , sebenarnya juga terjadi pada musim hujan sebelumnya. Namun, banjir yang terjadi kali ini memang cukup besar. Banjir yang terjadi kali ini jsutru sampai memakan korban  jiwa. Tiga warga tewas akibat banjir tersebut.

Kedatangan Gus Ipul ditengah tengah warga korban banjir dimaksud, disambut hangat oleh para korban. Kedatangan Gus Ipul bersama rombongan secara psikologis dapat menentramkan mereka. Apalagi , dalam kunjungannya kemarin itu, Gus Ipul,disamping memberikan motivasi pada warga  juga memberikan santunan kepada tiga keluarga korban.Dari tiga keluarga korban itu Gus Ipul memberikan santunan untuk masing –masing keluarga sebesar Rp 3 juta rupiah. “ Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi bantuan ini diberikan dengan rasa tulus. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik –baiknya, “pintanya.

Banjir bandang yang terjadi, dikabupaten Gresik ini hendaknya segera dicarikan solusinya oleh pemerintah kabupaten (Pemkab)Gresik, Pemerintah provinsi (Pemprov)Jatim. Akar masalahnya hendaknya bisa segera diinvetarisir. Selanjutnya, jika telah ditemukan segera dirumuskan menjadi program yang segera bisa dilaksanakan. Pokok persoalan sebagai penyebab terjadinya banjir, hampir disemua daerah, khususnya Daerah kecamatan Cerme tersebut, dipicu oleh tingginya sedimentasi, kali Lamong, buruknya draenase,serta kerusakan yang terjadi pada chachment area (daerah tangkapan) air daerah hulu.

Solusi jangka pendek,menengah dan panjang yang musti dilakukan pemkab ,pemprov, adalah dengan membuat saluran besar, serta lakukan pengerukan sidem yang terjadi pada kali Lamong.

Selain dari pada itu, disamping dilakukan pembangunan sipil teknis, juga harus dibarengi dengan pembangunan sipil vegetatif pada daerah hulu sampai hilir. Pengkayaan tanaman pada tanggul kali Lamong. Dengan pembangunan yang bersifat komprehensif, maka dipastikan dapat membebaskan daerah ini dari banjir dimasa mendatang. (hery)