02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul Beri Arahan Kepala Desa dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Desa

Gus IpulPara kades se JatimSurabaya, KabarGress.Com – Wakil Gubernur Jatim, Drs. Saifullah Yusuf, memberi arahan kepada para peserta Diklat Penguatan SDM Kepala Desa dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Bandiklat Prov Jatim, Selasa (10/2/2015).

Wagub menuturkan, melalui diklat ini diharapkan ada persamaan persepsi antar pemangku kepentingan desa dalam membangun Jatim. Menurutnya, salah satu penentu kemajuan suatu desa terletak pada kebijakan kepala desa, karena mereka adalah pucuk pimpinan tertingginya.

Suatu desa bisa dikatakan maju, kata Wagub, apabila mempunyai strategi manajemen yang baik. Dengan mengelola potensi desa dengan baik maka akan mencapai tujuan strategisnya. Potensi desa bisa berupa potensi fisik meliputi tanah, air, iklim dan cuaca, serta flora dan fauna. Sedangkan potensi non-fisik meliputi masyarakat desa, lembaga-lembaga sosial, dan aparatur desa.

“Jika potensi dimanfaatkan dengan baik, maka suatu desa akan berkembang menjadi desa idaman yang mampu mencapai tujuan strategisnya sesuai yang diharapkan,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, seorang kepala desa akan bisa membangun desa lebih baik jika menerapkan beberapa prinsip pelayanan publik. Antara lain kepercayaan dan kolaborasi, berorientasi kepentingan publik, saling menghormati, berpikir  strategis, bertindak demokratis, akuntabilitas, kepemimpinan berbasis nilai, dan memberikan penghargaan.

Selain beberapa prinsip tersebut, juga menerapkan strategi aplikasi yang meliputi citra positif/keunikan, pengelolaan keuangan, dan kolaborasi masyarakat, Citra positif muncul dari pemanfaatan potensi desa yang dikelola dan dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan. Keuntungan desa yang mempunyai citra positif yakni pelaku bisnis dan investor akan masuk menanamkan modalnya, menarik minat turis untuk datang berkunjung.

Dikatakan Wagub, setiap desa harus mencari keunikannya sendiri yang membedakannya dengan desa lainnya. Bisa berupa produk, jasa, situs, upacara/ritual dan sebagainya.

Selain itu dengan pengelolaan keuangan yang baik sebuah desa akan lebih leluasa melakukan politik anggaran. Hal ini karena ada dana-dana pusat maupun daerah yang dialokasikan untuk desa.

Menurutnya, tak kalah pentingnya adanya musrenbang desa/kelurahan merupakan forum musyawarah tahunan pemangku kepentingan desa/kelurahan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran berikutnya.

Sementara yang dihasilkan dari kegiatan daftar prioritas kegiatan, daftar kegiatan dan sumber pendanaan (alokasi dana desa, swadaya, pendanaan lain), prioritas kegiatan yang diusulkan ke kecamatan, dan daftar anggota delegasi musrenbang kecamatan. (*)

Teks foto: Wakil Gubernur Jatim, Drs. Saifullah Yusuf, memberi arahan kepada para peserta Diklat Penguatan SDM Kepala Desa dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Bandiklat Prov Jatim, Selasa (10/2/2015).