26/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Gubernur: Jatim Masih Butuh Banyak Investor

Gubernur Jatim Soekarwo saat menerima Konsultan Manajemen  Investor Roland Berger di ruang kerja gubernur,,.Surabaya, KabarGress.com – Provinsi Jawa Timur masih membutuhkan banyak investor guna mendukung laju pertumbuhan ekonomi. Salah satu yang paling dibutuhkan adalah investor untuk membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) agar bahan baku dapat diolah di Jatim. Ujar Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat menerima Direktur Roland Berger Strategy Consultants Asia Pasifik, Mr. Thomas di Ruang Kerja (RK) Gubernur, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Jumat (6/2).

Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, berbagai manfaat akan didapatkan jika smelter sudah berdiri di Jatim, diantaranya adalah mengurangi ketergantungan impor bahan baku

уаnɡ saat іnі mencapai sekitar 83 persen, serta аkаn memicu tumbuhnya industri hilir logam ԁі sekitar lokasi berdirinya smelter.

Pembangunan smelter juga didukung oleh amanat Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, dimana pemerintah akan menjalankan kebijakan penghentian semua ekspor bahan mentah mineral untuk selanjutnya dlakukan pemurnian didalam negeri guna meningkatkan nilai tambah produk mineral. Kebijakan ini mulai berlaku tanggal 12 Januari 2014.

“Saat ini sudah ada peraturan mengenai ekspor bahan baku. Sehingga membangun smelter di Jatim merupakan peluang investasi penting, melalui pembangunan pabrik smelter, bahan baku bіѕа diolah ԁі Jatim” katanya.

Guna menarik para investor, Pakde Karwo memberikan kemudahan dalam berinvestasi melalui empat jaminan pemerintah, seperti ketersediaan lahan, listrik (power plant) yang berlimpah, kemudahan perijinan, dan penyediaan buruh yang berkualitas.

“Saya jamin, investasi di Jatim akan menguntungkan, pasalnya Jatim tidak hanya melayani penduduknya yang berjumlah 38 juta jiwa saja, tetapi Jatim juga menjadi pusat logistic and connectivity Indonesia bagian Timur yang penduduknya mencapai 120 juta jiwa. Prospektus inilah yang kami tawarkan ke investor” tuturnya.

Menanggapi pernyataan Pakde Karwo, Direktur Roland Berger Asia Pasifik, Mr. Thomas mengatakan, perusahaannya siap menjalin hubungan lebih intens dengan tim ekonomi Pemprov Jatim guna membahas detail kerjasama lebih lanjut. “Kami juga siap mendatangkan investor yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan di Jatim” katanya.

Mr. Thomas menjelaskan, perusahaannya berdiri sejak 1967 di Munich Jerman dan bergerak di bidang konsultan global. Saat ini, perusahaan ini memiliki 2.400 karyawan yang tersebar di 36 negara. “Kami memiliki progress yang sukses di semua pasar internasional. Sebanyak 50 kantor kami terletak di pusat bisnis global di seluruh dunia” katanya.

Roland Berger bertugas memberikan saran terhadap industri dan perusahaan jasa internasional serta lembaga-lembaga publik. Layanannya meliputi seluruh rentang konsultasi manajemen dari saran strategis untuk keberhasilan pelaksanaan, misalnya kepemimpinan dan bisnis baru model, proses dan layanan yang inovatif, dan dukungan manajemen pada proyek-proyek infrastruktur besar.

Hadir pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian Sekdaprov Jatim, Hadi Prasetyo, Kepala BPM Jatim, Lili Soleh, dan Kepala Disperindag Jatim, Warno Hari Sasono. (hery)