25/10/2020

Jadikan yang Terdepan

PETIR Surabaya Lakukan Deklarasi dan Pelantikan

PETIR SurabayaSurabaya, KabarGress.Com – Pengurus Cabang Gerindra Surabaya, Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (PETIR), Kamis (5/2/2015) melakukan Deklarasi dan Pelantikan disalah satu restoran di Surabaya. Acara tersebut dihadiri oleh Calon Walikota (Cawali) Antoni Bachtiar, Ketua Umum DPP Petir, Budi Tjahjono Prawiro, serta ketua DPC Gerindra Surabaya, BF. Sutadi.

Ketum DPP Petir, Budi Tjahjono mengatakan, mendukung penuh Antoni Baktiar untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya pada 2015 nanti. Dirinya juga meminta kepada ketua DPC Gerindra Surabaya BF. Sutadi untuk memberikan dukungan penuh.

“Saya berharap pak.Sutadi sebagai ketua DPC Gerindra di Surabaya dapat membantu pak.Antoni untuk maju dalam bursa pemilihan walikota nanti,” pinta, pria yang juga menjabat sebagai dewan pembina di fraksi Gerindra tersebut.

Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF. Sutadi mengatakan, dengan adanya Antoni Baktiar, hal ini melengkapi proses penjaringan di fraksi Gerindra menjadi 13 orang yang sebelumnya mencapai 12 orang. Dirinya merasa senang jika ada salah satu warga keturunan Tionghoa mampu mengajukan diri sebagai calon walikota.

“Kalau pak.Antoni bisa mengakomordir 50 persen saja suara dari warga Tionghoa itu menurut saya sangat bagus sekali. Karena pemilih yang berketurunan Tionghoa berjumlah 400 ribu, kalau mendapat setengahnya berarti ya bisa mencapai 200 ribu pemilih,” katanya.

Sutadi menuturkan, untuk saat ini masih belum tahu dari 13 orang siapa nanti yang akan mewakili dari fraksi Gerindra. Sebab, yang berhak untuk memutuskan adalah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. Dan untuk mendaftarkan ke KPU, Sutadi masih menunggu informasi dari KPU.

“itu tergantung dari KPU ya kapan memberikan jadwalnya. Kalau jadwalnya sudah diberikan kami ya akan langsung memberikan daftar nama siapa nanti yang akan maju walikota untuk mewakili fraksi Gerindra. Kalau nggak salah bulan maret atau april,” tuturnya.

Sementara itu, Antoni Bachtiar, untuk saat ini dirinya sudah melakukan langkah – langkah jelang Pilwali. Yakni melakukan komunikasi politik dengan petinggi partai. Ia juga berharap fraksi Gerindra mempunyai lembaga survei untuk menentukan siapa yang pantas untuk mewakili fraksi Gerindra.

“Jika saya nanti dipilih, yang paling utama yang akan saya junjung tinggi nanti ialah memberikan hak asasi manusia. Seperti pengurusan akte kelahiran, KTP (Kartu Tanda Penduduk), dan pengurusan akte kematian harus digratiskan semua. Agar warga yang kurang mampu bisa mengurus dengan mudah,” pungkasnya. (tur)

Teks foto: Rangkaian acara deklarasi dan pelantikanĀ Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (PETIR), Kamis (5/2/2015).