02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul Dukung East Java Championship 7s

wagub jatim melakukan konferensi pers terkait rencana  pelaksanaan east java champion tropy gus ipulSurabaya, KabarGress.com – Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf mendukung pelaksanaan Youth National Tournament East Java Championship 7s yang rencananya akan diselenggarakan Februari 2015. Juara dari turnamen Sepak Bola East Java Championsip akan dikirim ke turnamen Kelompok Umur (KU) di Singapura.

“Ini merupakan panggung untuk adik-adik kita yang ke depannya bisa menjadi pemain sepak bola yang berprestasi. Kita tunggu hasilnya, insyaallah akan dilaksanakan setiap tahun,” ujar Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim saat Konferensi Pers Youth National Tournament East Java Championship 7s di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, Rabu (28/1).

Turnamen Sepak Bola East Java Championsip Road to Singapore International Soccer 7s yang memperebutkan Piala bergilir Gubernur Jatim ini dibagi dalam 4 KU. Masing-masing KU-12, KU-13, KU-14 dan KU-15. Peserta turnamen ini dari akademi, SSB, SD dan SMP seluruh Indonesia.

“Ada sekitar 500 tim dengan jumlah 8 ribu pemain yang ikut turnamen ini. Mereka adalah bibit-bibit potensial. Tanpa mereka tidak akan lahir pemain yang luar biasa,” jelasnya.

Ia mengatakan, melalui turnamen ini, KONI Jatim mencoba memberikan wadah sekaligus memilih pemain-pemain dan klub terbaik untuk dibawa bertanding di Singapura. Tujuannya untuk membentuk mental dan pengalamannya menjadi lebih baik. “Sedini mungkin pemain muda ini bisa mempunyai banyak kesempatan. Jika kesempatannya banyak, melihat kemajuan negara-negara lain, maka dapat meningkatkan mentalnya dalam bertanding,” katanya.

Menurutnya, turnamen sepak bola ini menjadi kehormatan tersendiri bagi Jatim. Provinsi ini merupakan gudang dan basisnya pemain sepak bola di Indonesia. Klub utama sepak bola Indonesia terbesar dan terbanyak ada di Jatim. Dibanding provinsi lain, Sekolah Sepak Bola Jatim (SSB) terbesar se-Indonesia jumlahnya mencapai ribuan. Masyarakatnya pun mencintai sepak bola.

“Ini suatu hal yang perlu disyukuri dan ditindaklanjuti. Jika daerah lain cuma satu klub, Jatim punya puluhan klub yng berkiprah di kompetisi nasional. Anak-anak yang dididik bisa menjadi pemain yang berkualitas,” imbuhnya.

Gus Ipul berharap kepada SSB, jika anak-anak dididik dengan baik, kelak akan jadi pemain berkualitas. Karena itu, dia meminta seluruh insan sepakbola agar jujur dalam melakukan pembinaan.

“Saya berharap tidak terjadi pencurian umur di turnamen ini. Pelatih dan orang tua harus apa adanya. Nanti akan rugi sendiri, karena pasti ketahuan. Teknologi sekarang lebih canggih. Jadi, lebih baik sekarang kalah daripada menang tapi tidak sportif. Pencurian umur akan merusak masa depan pemain usia dini ini,” jelasnya.

Selain itu, ke depannya, Gus Ipul juga berharap agar suasana sepak bola di Jatim semakin kondusif, tidak ada lagi perkelahian antar suporter. Jika tidak perkelahian antar suporter, maka persepakbolaan Jatim akan lebih maju lagi. “Kalau suporternya akrab, kompak, dan menciptakan suasana nyaman, sepak bola di Jatim semakin berkembang,” tuturnya.

Agak beda dengan turnamen KU lainnya, turnamen Sepak Bola East Java Championsip digelar di beberapa daerah. Babak penyisihan digelar di Jember, Tuban, Malang (7-8 Pebruari) dan di Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Malang (14-15 Pebruari). Sedangkan putaran final KU 12 dan 13 dilaksanakan 20-22 Pebruari dan KU-14 dan KU-15 tanggal 27 Pebruari-1 Maret di Surabaya. Untuk waktu pendaftarannya yakni 5 Januari – 5 Februari 2015. (hery)