18/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Pentingnya Bicarakan Infertilitas Sebelum Menikah

Surabaya, KabarGress.Com – Meningkatnya kasus ketidaksuburan (infertilitas) bagi para pasangan di Indonesia merupakan suatu permasalahan yang sangat nyata. Tercatat bahwa di negeri ini kasus infertilitas telah meningkat diatas 10%. Selain disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, kasus tersebut seringkali terjadi karena adanya gangguan sistem reproduksi baik pada pria ataupun wanita. Padahal kesehatan reproduksi merupakan aspek yang sangat penting bagi setiap pasangan yang telah atau bahkan yang akan menikah agar mereka dapat menikmati kehidupan seksualnya dan mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksi secara sehat dan aman.

Penyebab infertilitas yang umumnya ditemukan pada pria diantaranya gangguan seksual, menderita diabetes melitus, adanya kelainan hormonal, sumbatan pada saluran sperma, infeksi buah zakar dan kelainan bawaan dalam struktur organ reproduksinya. Selain itu, produksi sperma dapat mengalami kondisi abnormal, disebabkan oleh gangguan hormonal dan non hormonal (suhu panas, riwayat penyakit diabetes melitus, infeksi, varises pada testis atau varicoceles, merokok, dan kebiasaan mengonsumsi alkohol). Sedangkan pada wanita, penyebab gangguan kesehatan reproduksi bisa beragam, mulai dari gangguan hormon, penyakit infeksi panggul, infertilitas, kista hingga kanker leher rahim. Hal inilah yang seringkali dihadapi para pasangan sehingga sulit untuk memperoleh keturunan.

Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan suatu pemeriksaan khusus bagi para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Pemeriksaan lengkap ini tercakup dalam suatu panel khusus yang disediakan oleh Laboratorium Klinik Prodia, yaitu Premarital Check Up. Panel ini merupakan sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin. Pemeriksaan ini juga berfungsi sebagai tindakan preventif/pencegahan terhadap masalah kesehatan terkait kesuburan dan penyakit yang diturunkan secara genetik. (ro)