15/01/2021

Jadikan yang Terdepan

5.000 Masyarakat Surabaya Bergerak Cegah Osteoporosis Memperingati Hari Osteoporosis Nasional

• Puncak peringatan Hari Osteoporosis Nasional mengusung tema ‘Waktunya Bergerak Sekarang’, sebuah inspirasi gaya hidup aktif

• Masyarakat Indonesia memiliki gaya hidup tidak aktif/duduk terus menerus, yaitu rata-
rata 7 jam/hari kerja dan 5 jam/hari pada akhir pekan

FOTO 5FOTO 2FOTO 3Surabaya, KabarGress.Com – 5.000 generasi tua serta muda Kota Surabaya dan sekitarnya hari ini memperingati Hari Osteoporosis Nasional yang diselenggarakan untuk ke-12 kalinya sejak tahun 2002. Kali ini peringatan mengusung tema “Waktunya Bergerak Sekarang” dan dihadiri oleh Ketua TP. PKK kota Surabaya, Merdi Jureta Mursyam, Apt, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jawa Timur, dr. Harsono dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita.

Kampanye pencegahan osteoporosis merupakan sinergi antara pemerintah, asosiasi medis, asosiasi masyarakat, dan pihak swasta: Kementerian dan Pemerintah Provinsi, Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi), dan Fonterra Brands Indonesia. Pada kesempatan ini Fonterra melalui brand ANLENETM, memberikan penghargaan kepada kelurahan penggagas yang telah menyebarkan dan mengedukasi masyarakat di kelurahan yang belum terpapar tentang osteoporosis melalui penyuluhan dan senam pencegahan osteoporosis.

Isabella Silalahi, Marketing Director Fonterra Brands Indonesia, menjelaskan, “Tema “Waktunya Bergerak Sekarang” merupakan ajakan kepada semua generasi khususnya generasi
muda, untuk mulai aktif bergerak sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Hasil riset consumer polling Fonterra tahun 2013 Indonesia, khususnya yang hidup di perkotaan, memiliki gaya hidup sedentari atau tidak aktif / duduk terus menerus, yaitu rata-rata 7 jam/hari kerja dan 5 jam/hari pada akhir pekan.”

Lebih lanjut Isabella mengatakan, “Dari hasil riset tersebut terlihat bahwa semakin banyak orang Indonesia yang menjalani gaya hidup tidak aktif. Gaya hidup seperti ini dapat berpotensi memicu berbagai penyakit, termasuk osteoporosis. Oleh karenanya, ajakan untuk meninggalkan gaya hidup , yang diadakan di Indonesia, antara lain menemukan fakta bahwa masyarakat tidak aktif dan berubah menuju gaya hidup aktif melalui kampanye “Waktunya Bergerak Sekarang” menjadi sangat penting.”

Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Sales Fonterra Brands Indonesia, menjelaskan, “Data mengenai osteoporosis menyatakan bahwa 2 dari 5 orang Indonesia berisiko terkena osteoporosis.Oleh karenanya, gaya hidup aktif sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang, mulai dari pembentukan tulang pada usia anak-anak, menjaga kepadatan tulang saat dewasa hingga menghindari terjadinya patah tulang saat usia tua. Perlu diingat bahwa kepadatan tulang semakin menurun seiring bertambahnya waktu. Namun, pada wanita, terbukti bahwa mereka yang bergerak aktif memiliki kepadatan tulang yang lebih baik daripada mereka yang kurang aktif (sedentari) karenanya, aktifitas fisik seharusnya menjadi bagian dari gaya hidup sehat setiap orang.”

Isabella menambahkan, “Fonterra Brands Indonesia, melalui brand ANLENETM, juga secara konsisten mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai pentingnya pencegahan osteoporosis sejak dini. Sejalan dengan upaya edukasi osteoporosis, di tahun 2013 Fonterra Brands Indonesia memulai inisiatif Menuju Surabaya Bebas Osteoporosis yang merupakan komitmen dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Inisiatif serupa juga dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta. Fonterra Brands Indonesia telah mengimplementasikan komitmen tersebut dalam beberapa program, salah satunya adalah kerjasama dengan PKK di Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Kami telah menjangkau dan mengedukasi 10.000 kader dan komunitas PKK di 3 kota tersebut dalam hal pencegahan osteoporosis. Dan kami akan teruskan program ini di tahun depan. Kami pun secara terus-menerus melakukan pemeriksaan dini kepadatan tulang (Bone Scan) ke lebih dari satu juta orang Indonesia tiap tahunnya.”

Dalam acara Puncak Peringatan Hari Osteoporosis Nasional, berbagai kegiatan dirancang untuk mengajak seluruh masyarakat bergerak aktif dengan mengajak 5.000 warga Surabaya untuk melakukan senam pencegahan osteoporosis, gerak jalan sepanjang 4 km dan tentunya juga pemeriksaan tulang gratis, serta hiburan bagi masyarakat setelah mengikuti kegiatan fisik. (ro)

Teks foto:

– Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita menyempatkan diri memeriksakan tulangnya di tengah-tengah acara perayaan Hari Osteoporosis Nashional ke 12 yang dilaksanakan di Lapangan Parkir Timur Surabaya Plaza, Minggu 25 Januari 2015. Surabaya menjadi kota penutup rangkaian acara perayaan Hari Osteoporosis Nasional ke 12.

– Ribuan warga Surabaya mengikuti senam pencegahan osteoporosis yang dipandu oleh instruktur senam pada perayaan Hari Osteoporosis Nasional ke 12 yang dilakasanakan di Lapangan Parkir Timur Surabaya Plaza, Minggu 25 Januari 2015. Surabaya menjadi kota penutup rangkaian acara perayaan Hari Osteoporosis Nasional ke 12.

– Isabella Silalahi, Marketing Director Fonterra Brands Indonesia, menjelaskan, “Tema “Waktunya Bergerak Sekarang” kepada wartawan yang hadir pada media briefing perayaan Hari Osteoporosis Nasional ke 12 di Parkir Timur Plaza Surabaya, Minggu 25 Januari 2015.