02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Seminar Bizcomm Awal Tahun dengan Tema “How Indonesia Can Escape the Middle-Income Trap?”

Seminar Bizcomm Tema How Indonesia Can Escape the Middle-Income Trap 2Seminar Bizcomm Tema How Indonesia Can Escape the Middle-Income Trap 1Seminar Bizcomm Tema How Indonesia Can Escape the Middle-Income Trap 3Surabaya, KabarGress.Com – Bizcomm merupakan komunitas bisnis yang memiliki visi misi bergerak di sektor social dan environmental entrepreneurship. Beranggotakn dari berbagai profesi dari mulai akademisi, praktisi, pengusaha, profesional muda, dan mahasiswa.

Dalam agenda rutinnya mengadakan seminar dengan berbagai tema yang bertolok ukur pada perkembangan bisnis dan pengetahuan entrepreneur dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten dari dalam dan luar negeri.

Mengawali 2015, Bizcomm yang Maret tahun ini baru berusia setahun akan mengadakan seminar rutin dengan tema “Indonesia Can Escape the Middle-Income Trap” atau secara harfiah diartikan bagaimana Indonesia keluar dari jebakan penghasilan kelas menengah atau bagaimana kita bisa meningkatkan derajat social kita.

Akan menghadirkan Prof. Bernardo Villegas, PhD, seorang ekonom asal Filipina yang salah satu javatannya adalah penasehat Presiden Filipina. Beliau akan sharing dengan masyarakat Surabaya bagaimana kita keluar dari jebakan ekonomi kelas menengah.

Narasumber kedua Stefan Handoyo, dari IFC, world bank yang membawakan tema Corporate Governance updates in Indonesia and Asean.. Dan Maria Praptiningsih, dosen Program Manajemen Bisnis UK Petra yang membawakan tema The Dynamics of Indonesia’s economy: Growth vs Green.

Seminar diawali oleh Maria Praptiningsih yang mengatakan pertumbuhan ekonomi saat ini di Indonesia ironinya diiringi dengan pengerusakan lingkungan. Terjadinya kerusakan hutan, sungai, polusi udara dan sebagainya. Diperlukan sebuah sistem atau metoda yang meningkatkan ekonomi tapi juga peduli lingkungan.

Pembicara kedua Stefan Handoyo, menjelaskan bahwa peran pemerintah sangat penting untuk mengatur tata letak dan laksana untuk meningkatkan ekonomi namun tetap memperhatikan lingkungan yang ada.

Prof. Bernardo Villegas, PhD, sebagai keynote speaker memberikan wejangannya, “Untuk bisa keluar waktu singkat bisa tinggal landas meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Salah satunya dengan terus menerus meningkatkan mutu pendidikan masyarakat.”

Sebenarnya secara tidak sadar kita mengetahui perkembangan pesat dari Korea Selatan, sayangnya kita hanya jadi pengekor konsumtif salah satunya dimulai dengan mewabahnya demam K-Pop. (ro)