02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Dewan Sidak KBS

Dewan Sidak KBSSurabaya, KabarGress.Com – Pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dirasakan Direksi Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS), mendapat perhatian dari DPRD Surabaya. Pagi tadi (20/1/2015), Anggota Komisi B didampingi Ketua DPRD Surabaya Ir. Armudji, MH., mengunjungi lokasi KBS.

Rombongan Wakil Rakyat Surabaya ini tiba sekitar pukul delapan pagi, dan ditemui Direksi PDTS, termasuk Ratna Achjuningrum. Kedatangan tersebut untuk melihat fakta pengelolaan asset non tanah yang membuat Direksi PDTS ‘Galau’.

Sebab, proses pengelolaan itu belum mendapat lampu hijau dari Walikota Surabaya. Seperti Kandang Bangau, misalnya. Ukuran kandang satwa tersebut sudah tidak layak menampung populasi satwa yang kian bertambah. Jika dibiarkan, dikhawatirkan berdampak satwa menjad stress dan mati.

Sebagian besar, pengelolaan kandang satwa avertebrata mengalami hal serupa. Ukuran kandang tidak layak, banyak yang berkarat, serta dapat mempengaruhi kehidupan satwa didalamnya.

Sementara, Komisi B juga melihat dari dekat prasarana rumah sakit satwa didalam KBS. Disana, kondisi kandang penangkaran juga diketahui sudah berkarat.’’Sebenarnya kondisi ini sudah tidak layak,’’ kata Erwin Tjahyuadi, anggota Komisi B.

Belum dikelolanya aset kandang satwa ini menjadi fakta di lapangan. Sayang, ajakan komisi B kepada Pemkot Surabaya untuk melihat hal tersebut tidak mendapat tanggapan.

’’Kami menyayangkan hal itu. Padahal, udangan untuk turun bersama sudah dilayangkan. Ini agar menjadi masukan bagi Pemkot,’’ terang Mazlan Mansyur, Ketua Komisi B. Politisi fraksi PKB ini menambahkan, kondisi ketidaklayakan tersebut menjadi fakta bahwa keseriusan Pemkot terhadap kepengelolaan KBS belum maksimal.

Seharusnya, kata Mazlan, kewenangan penuh pengelolaan KBS segera diberikan Walikota kepada direksi PDTS. Dengan begitu, perbaikan dan revitalisasi aset non tanah dapat segera diatasi. Sedangkan, Armudji, Ketua DPRD Surabaya, meminta Komisi B tetap mengawal persoalan ini.’’Saya minta agar terus dikawal. Terutama agar ada solusi mengenai kondisi KBS,’’ ujar dia.

Terpisah, Ratna Achjuningrum Direktur Utama PDTS KBS enggan berkomentar banyak terkait kedatangan Dewan Surabaya itu. ’’Biar diketahui kondisinya dilapangan seperti apa,’’ katanya singkat. (tur)