02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Pemkot Buka Posko Peduli Bencana Longsor di Banjarnegara

Posko Bencana BanjarnegaraSurabaya, KabarGress.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Posko Peduli Tanah Longsor untuk Banjarnegara – Jawa tengah di Balai Kota. Kabag Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser, mengatakan, pendirian Posko peduli bencana atas perintah Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

” Ibu Walikota memang peduli dengan longsor yang ada di Banjarnegara itu. Makanya, Bu Walikota berpesan, kita berbagi (peduli) dengan daerah lain yang kena musibah supaya musibah itu tak ada di Surabaya,” terangnya, Selasa (16/12/2014).

Fikser menegaskan, penggalangan bantuan tanah longsor dilakukan di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan  masyarakat. “Kita harapkan warga Surabaya mau membantu. Sosilisasi sudah dilakukan ke SKPD,” ujar Mantan Camat Sukolilo ini.

Dirinya menuturkan, setelah pendirian Posko di balaikota, seluruh SKPD melakukan  penggalangan di tempat masing-masing. Sementara, bantuan dari sekolah, akan dikoordinir Kepala Sekolah melalui Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Kepala Bakesbanglinmas Kota Surabaya, Sumarno mengatakan, bantuan yang diberikan untuk korban bencana tanah longsor Banjarnegara  bisa berupa uang, sembako atau lainnya. Ia mengungkapkan,  posko peduli tanah longsor dibuka dua hari yang lalu .

“Hingga saat ini terkumpul bantuan uang belasan juta rupiah dan ratusan pakaian. Uang yang terkumpul sekitar Rp11 juta rupiah, 100 pakaian baru untuk perempuan, susu, bahan makanan,” katanya.

Sumarno memperkirakan, bantuan yang datang dari para pegawai dan masyarakat akan terus bertambah. Pasalnya, posko peduli korban Tanah Longsor Banjarnegara akan buka hingga akhir Desember ini. “Posko akan buka hingga akhir Desember. Selanjutnya mungkin menunggu perintah Bu Walikota,” tegasnya.

Sumarno mengungkapkan, bantuan sosial kepada daerah bencana sebenarnya sudah dilakukan selama bertahun-tahun. Setiap ada bencana alam, menurutnya Walikota Surabaya memerintahkan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan. “Pada prinsipnya setiap ada kejadian (bencana) Walikota memerintahkan untuk melakkan kegiatan sosial, jadi orientasinya buka kota saja,” tutur Sumarno.

Ia menjelaskan, sejumlah bantuan sosial yang pernah disalurkan, antara lain  untuk korban bencana alam Tsunami di Aceh, Gempa Bumi di Yogyakarta, Tanah longsor di Kediri, Blitar, maupun Papua. “Posko Peduli bencana tanah longsor Banjarnegara berdiri di sebelah kanan Gedung Balai Kota, menggunakan tenda besar berukuran 4×4 m. Tiap hari sekitar 4-5 petugas Bakesbanglinmas Kota stand by di Posko,” pungkasnya. (tur)