02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Pemkot Akan Kaji Ulang Pembentukan BPBD

Wawali SurabayaSurabaya, KabarGress.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengkaji pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyusul sering terjadi bencana berupa banjir, kebakaran dan angin puting beliung.

“Melihat kondisi Surabaya seperti ini, kita usulkan ada badan khusus yang bisa mengkoordinir,” kata Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Jumat (12/12/2014).

Menurut dia, pihaknya sudah mengusulkan ke Wali Kota Surabaya agar dibentuk BPBD. Selama ini, lanjut dia, sudah ada satuan pelaksana (satlak) yang bertugas menangani bencana di Surabaya. Namun, lanjut dia, pihaknya perlu mengoptimalkan satlak tersebut menjadi badan khusus yang menangani bencana di Surabaya.
Ia mengatakan kejadian berupa angin kencang yang melabrak Kota Surabaya Selasa lalu (9/12/2014) perlu mendapat perhatian. Selain mengakibatkan kerugian materi, dalam peristiwa tersebut juga menelan satu korban jiwa.

“Kejadian kemarin kita evaluasi, agar Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan upaya antisipasi dengan mengoptimalkan pemotongan ranting pohon yang rimbun,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Surabaya Sudirjo, sebelumnya menilai tidak adanya BPBD di Surabaya, menjadi penyebab utama tidak turunya anggaran dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jatim.

“Padahal, bencana yang terjadi di Surabaya tidak hanya banjir tapi juga kebakaran dan angin puting beliung,” katanya.

Usulan itu, lanjut di, sudah lama disampaikan DPRD ke Pemkot Surabaya. “Tapi tidak tahu kenapa hingga sekarang kok belum juga dibentuk. Peristiwa angin kencang kemarin harusnya menjadi pelajaran bagi kita bersama,” ujar Sudirjo.

Menurut dia, ada banyak keuntungan yang didapat pemerintah kota jika memiliki badan khusus yang menangani bencana, salah satunya adalah kemudahan akses bantuan jika sewaktu-waktu di Kota Surabaya terjadi bencana. “Karena pemkot tidak perlu membuat proposal terlebih dahulu jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” katanya. (tur)

Teks foto: Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana.