02/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Polytron Ikut Andil Menciptakan Atlet Berprestasi di PON Remaja Pertama

Surabaya, KabarGress.Com – Pesta olahraga untuk kategori remaja tahun 2014 dipastikan akan digelar. Pekan Olahraga Nasional yang biasanya dilangsungkan untuk atlet dewasa atau senior, kini PON untuk remaja juga akan dilangsungkan.

PON Remaja yang pertama ini akan di adakan di Surabaya mulai dari 9 Desember hingga 15 Desember 2014. Surabaya, Jawa Timur terpilih sebagai tuan rumah acara karena Surabaya dianggap kota yang paling siap baik fasilitas maupun infrastrukturnya.

PT Hartono Istana Teknologi yang juga memiliki distributor resmi di Surabaya juga ikut andil dalam ajang pesta olahraga remaja ini. Polytron biasa disebutnya, kali ini juga ikut memeriahkan acara dengan membagi-bagikan hadiah berupa Feature Phone dan Smartphone berjumlah ratusan unit untuk para penonton/pengunjung maupun untuk para atlet remaja yang berpretasi.

Santo Kadarusman selaku Public Relations dan Marketing Event Manager mengatakan, “Polytron selalu aktif support event untuk olahraga, hal ini dirasakan penting karena untuk melestarikan rasa nasionalisme, sportifitas, semangat dan untuk memberikan suri tauladan yang baik kepada para penerus bangsa”.

“Anak-anak muda saat ini sangatlah kritis dan tidak sedikit dari mereka memiliki tingkat kecerdasan dan rasa keingintahuan lebih tinggi dari seniornya. Dan untuk menyalurkan hal tersebut maka diperlukan support dari para seniornya untuk menciptakan wadah penyaluran bakat tersebut agar lebih terarah”, tambah Santo. Ajang PON ini juga merupakan pencarian atlet junior/muda berbakat sebagai cikal bakal untuk ajang olahraga internasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.

Yang dipertandingkan pada event PON Remaja ini terdiri dari 15 cabang olahraga yaitu Anggar, Bola Basket, Badminton, Atletik, Judo, Loncat Indah, Menembak, Memanah, Pencak Silat, Renang, Senam, Sepak Bola, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Volley Pantai dan Bridge. Kriteria umur peserta adalah usia remaja yaitu berkisar 12 tahun hingga 18 tahun.  “Hidup pemuda Indonesia, hidup PON Remaja”, tutup Santo. (ro)