20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

The Body Shop® Indonesia Pelopori Zero Waste Event dalam Acara Fashion Indonesia

The Body Shop Indonesia berhasil mendaur ulang 75 persen sampah dalam Jakarta Fashion Week 2015 dan mengedukasi ribuan pengunjungnya untuk bijak kelola sampah.

Jakarta, KabarGress.ComThe Body Shop® Indonesia dengan dibantu Waste4Change berhasil mengedukasi ribuan pengunjung Jakarta Fashion Week 2015 sehingga konsep zero waste event pada event fashion tersebut dapat terwujud. Selama tujuh hari penyelenggaraan JFW 2015, sampah yang terkumpul mencapai 4.405,5 kg dan berhasil 100 persen diangkut oleh Waste4Change dan Femina Group sebagai penyelenggara Jakarta Fashion Week 2015. Dari jumlah tersebut sebanyak 75,52 persen berhasil didaur ulang berdasarkan kategorinya masing-masing.

Menurut Rika Anggraini, daur ulang 75 persen sampah pada event besar seperti JFW merupakan standar yang tinggi. “Ini adalah pilot project The Body Shop sebagai bagian dari kampanye Protect The Planet. Kami yakin ke depannya akan mendapatkan hasil yang lebih baik dengan fasilitas-fasilitas pengelolaan sampah yang lebih baik, dan kami harapkan tidak hanya The Body Shop yang melakukan hal ini,” ujarnya.  

Konsep zero waste sudah berkembang di negara-negara maju di mana sampah-sampah yang diolah kembali agar menjadi barang-barang yang memiliki nilai pakai, dan bahkan diubah menjadi energi sebagai sumber energi pengganti minyak bumi seperti negara Swedia. Tujuan akhir dari konsep Zero waste adalah minimalisasi pembuangan sampah ke TPA, dan memaksimalkan pengolahannya. Proses edukasi masyarakat untuk mencapai konsep zero waste dinilai sangat penting.

Menurut Junerosano, agar konsep zero waste ini dapat terwujud harus ada pergeseran perilaku masyarakat dari masyarakat yang tidak peduli pentingnya pengelolaan sampah, menjadi masyarakat yang partisipatif dalam pengelolaan sampah tersebut. “Karena itu, proses edukasi masyarakat sangat penting. Mengubah perilaku masyarakat adalah tantangan yang berat, tapi keberhasilan kita mengedukasi pengunjung JFW merupakan standar yang tinggi dan harus terus dikembangkan lebih baik lagi,” ujarnya.

Selama seminggu, The Body Shop® Indonesia mengadaptasi waste management pada JFW 2015. The Body Shop® Indonesia menyiapkan tempat pengumpulan dan pemilahan sampah yang tersebar di sepuluh titik di seluruh area JFW 2015. Program ini dilakukan sebagai bentuk edukasi publik mengenai pentingnya pemilahan sampah berdasarkan kategori organic, inorganic, dan kertas yang nantinya akan memudahkan proses daur ulang sehingga sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) lebih sedikit jumlahnya atau bahkan tidak ada sama sekali.

Proses edukasi pemilahan sampah pada JFW 2015 berjalan dengan baik. Banyak pecinta fashion yang turut andil dalam waste management ini. Mereka adalah Raline Shah, Risty Tagor, Maudy Koesnaedi, Pevita Pearce, Kimi Djayanti, Kelly Tandiono, Whulandary, Dominique Diyose, Barli Asmara, Iwet Ramadhan, Zaskia Sungkar.

Menurut Chichi Bernardus, fashion memang salah satu media untuk menyebarkan nilai kebaikan. Karena dengan seni, masyarakat dapat lebih mudah memahami dan menerima sebuah edukasi. Bagi JFW, program zero waste yang dilakukan oleh The Body Shop® Indonesia sangat membantu panitia dalam mengatasi masalah sampah selama seminggu. “Apalagi, JFW merupakan event fashion yang besar dengan ribuan pengunjung. Tentu kami sangat terbantu. Hal ini juga menginspirasi kami untuk terus melakukan waste management di JFW mendatang.”

Sebagai green and ethical beauty brand, The Body Shop® Indonesia ingin terus menginspirasi pecinta fashion dalam negeri untuk memanfaatkan kreativitas mereka dalam pengelolaan sampah. Setelah menantang tiga desainer untuk melakukan upcycle terhadap sampah-sampah plastik yang disulap menjadi produk fashion yang trendi pada JFW 2015, The Body Shop® Indonesia akan kembali menantang pecinta fashion di seluruh Indonesia.

“The Body Shop® Indonesia akan mengadakan Indonesia Young Eco Designer Competition untuk terus menumbuhkan semangat protect the planet dalam fashion Indonesia. Kompetisi ini akan kita mulai tahun depan dengan menargetkan siswa-siswa fashion dan designer muda,” ujar Rika.

Tak hanya itu, The Body Shop® Indonesia berkomitmen akan terus memperluas kampanye Zero Waste Event, dan memberikan inspirasi pada masyarakat luas agar dapat mengelola dan memanfaatkan sampah sekaligus untuk menjaga planet Bumi. Dengan dibantu Waste4Change, The Body Shop® Indonesia akan melakukan studi kelayakan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berbasis 3R yakni reduce, reuse, dan recycle untuk memperbaiki praktik pengelolaan sampah di gedung Head Office, gudang, maupun toko The Body Shop di seluruh Indonesia. (ro)