02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Dewan Soroti Minimnya Serapan Anggaran DPUBMP

Dewan Soroti Minimnya Serapan Anggaran DPUBMPSurabaya, KabarGress.Com – Serapan anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) untuk tahun 2014 ternyata sangat minim. Anggaran dana yang diserap hanya sebesar 33,9 persen dari total anggaran yang hampir mencapai Rp1,2 Triliun tersebut. Hal itu masih sangat jauh dari target yang ditentukan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Vinsensius, menyayangkan serapan di Dinas PU Bina Marga dan Pematusan sangat minim. Alasannya yang diberikan dinas PU masih klasik, karena empat faktor. Pertama kenaikan harga baku, kemudian minim yang ikut lelang, dan terkendala pembebasan lahan, serta pilih-pilih kontraktor.

“Jawabannya yang diperolah bisa dikatakan ibarat lagu lama yang diputar kembali, pembahasan seperti ini jika tidak dicarikan solusi yang baik maka ketika serapan minim maka lagu tersebut akan diputar kembali.” ucapnya, Rabu (2/12/2014).

Politisi asal fraksi Handap tersebut berharap, jangan sampai tahun depan jawabanya diulang-ulang seperti itu. Dirinya meminta kepada dinas PU jika mengalami kendala dalam proses pembangunan dinas PU bisa berembug bersama komisi C dan mencari jalan keluar bersama.

“Kami minta kepada ibu Erna (Kepala Dinas PUBMP) agar lebih tegas menindak kontraktor nakal, dan harus memperhatikan dampak lingkungan yan ada disekitar. Dan waktu melakukan lelang harus diperhatikan kepada siapa. Kalau kayak gini saya tidak yakin surabaya bisa menjadi indah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPUBMP, Erna Purnawati beralasan minimnya pembangunan yang dikerjakan oleh dinas PU Bina marga disebabkan karena berbagai kendala. Diantaranya, masalah tarik ulur ganti rugi dengan warga sekitar, dan disebabkan seringnya hujan turun di wilayah Surabaya.

“Endingnya tanggal 30, dan sudah ada yang kami blakcklist ya, sekitar lima lah. Pokoknya kami berusaha bekerja secara maksimal agar pembangunan di kota Surabaya bisa cepat selesai,” jawabnya, sambil berlarian ketika di wawancarai sejumlah awak media. (tur)