03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Wagub Jatim: SMK Bisa Pasti Jawa Timur Jaya dan Indonesia Hebat

Gus Ipul di acara pameran hasil karya SMK Jawa TimurSurabaya, KabarGress.com – Setiap tahun pasti diadakan moment atau event seperti sekarang ini, yakni wahana pameran pendidikan untuk menggelar hasil Karya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Jawa Timur. Sebab, kalau SMK bisa pasti Jawa Timur Jaya dan Indonesia hebat. Pernyataan itu disampaikan Wagub Jatim, H. Saifullah Yusuf, saat memberikan sambutan dan pengarahan pada pembukaan Pameran Karya Siswa SMK, Mahasiswa dan Job Matching, di Jatim Expo Internasional Surabaya, Kamis (20/11/2014).

Dikatakan, pameran pendidikan yang mengambil tema “Membangun Generasi Muda melalui Wahana Ekspresi Kreativitas dan Inovasi Bernasis Budaya dan IPTEK” ini sangat cocok dengan dunia pendidikan. Mengapa, karena event ini untuk memamerkan hasil karya kreativitas mereka yang setiap tahunnya pasti muncvul dan selalu ada karya baru serta inovasi yang baru juga. Hal seperti inilah, memang yang seharusnya terus kita galakkan, sebab selain untuk menggalang daya kreativitas siswa tempat seperti ini sekaligus sebagai wahana mencari kerja serta relasi baru dalam dunia usaha,” tandas Gus Ipul.

Seperti pameran kali ini, banyak kreativitas baru yang muncul baik dalam bentuk barang maupun makanan dan minuman (mamin). Dan yang menjadi kebanggaan kita semua adalah barang-barang hasil karya anak SMK ini semuanya mempunyai nilai jual yang tinggi. Bahan dasarnyapun tidak harus beli karena banyak yang diperoleh dari lingkungan kita sendiri.

Mobil ala F1 karya SMKN 2 Surabaya“Seperti minuman sari Mengkudu yang dipamerkan oleh SMK Negeri I Jombang ini, otomatis sangat bermanfaat bagi kesehatan padahal sebelumnya Mengkudu dianggap tidak bermanfaat. Namun, setelah dimasak menjadi minuman ini berubah menjadi barang yang sangat bermanfaat sekaligus mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Inilah yang disebut inovasi dan kreativitas anak SMK,” jelasnya.

Dan hasil temuan, inovasi serta kreativitas yang mempunyai nilai ekonomi tinggi  ini harus terus dikembangkan dan dijaga terus jangan sampai diambilalih orang lain, caranya harus disertifikatkan serta didaftarkan ke lembaga sertifikasi. Kalau sudah mendapat sertifikat dan didaftarkan ke lembaga sertifikasi, maka dengan mudah kita bisa mengetahui berapa jumlah hasil karya anak SMK yang telah muncul atau keluar. Dan bentuknya serta jenisnya apa saja serta barang-barang yang telah disertifikatkan itu hasil karya anak SMK nama saja itu dengan mudah bisa diketahui.

Selanjutnya, Gus Ipul mengatakan, sampai saat ini sebanyak 18 ribu anak lulusan SMK di Jatim, yang telah bersertifikasi baru 6.000 anak yang selebihnya belum. Diharapkan ke depan semua anak lulusan SMK baik negeri maupun swasta harus sudah bersertifikasi. Caranya, pihak sekolah dan Diknas harus bekerjasama dengan lembaga sertifikasi serta kementerian pendidikan dan kebudayaan, sekaligus perusahaan.

Sepeda motor modifikasi karya SMKN 2 SurabayaKalau untuk perusahaan, caranya pihak perusahaan mengirimkan asesornya ke SMK Rujukan. Mengapa SMK Rujukan, karena SMK ini yang telah memenuhi standart baik method maupun system pelajaran yang diberikan sudah memenuhi standart nasional maupun internasional. “Untuk itu, bagi SMK yang belum mendapat Rujukan hendaknya ke depan mau mendatangi dengan tujuan ikut  program sertifikasi bagi anak didiknya,” terangnya.

Jumlah SMK yang diRujuk di Indonesia saat ini sebanyak 1.650 SMK, dari jumlah tersebut sebanyak 200 SMK Rujukan berada di Jawa Timur. Untuk itu, Jatim terus menjadi tolak ukur dunia pendidikan di Indonesia, karena siswa SMK Jawa Timur terus berhasil dalam setiap mengikuti lomba yang diadakan oleh dunia pendidikan baik tingkat nasional maupun internasional. “SMK Bisa Pasti Jawa Timur Jaya dan Indonesia Hebat, itu slogan untuk anak-anak hebat SMK Jatim,” kata Gus Ipul.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim, Dr. H. Harun melaporkan, pameran karya Siswa SMK, Mahasiswa dan Job Matching ini diselenggarakan selama empat hari mulai 20 – 23 Nopember 2014 dengan diikuti sekitar 98 SMK di Jatim serta 10 perusahaan yang akan merekrut sebanyak 7.500 tenaga kerja atau lowongan.

Pameran ini bertujuan untuk memberikan tempat bagi mahasiswa dan siswa SMK untuk mengaktualisasi potensi kreativitas serta menjadi ajang promosi hasil karya mahasiswa dan siswa SMK di Jatim. Selain itu juga bertujuan untuk memfasilitasi perguruan tinggi dan SMK agar dapat meningkatkan kualitas di bidang ilmu dan teknologi (IPTEK) dalam menyongsosng MEA 2015, maka salah satu komponen penting dapat dilihat kualitas lulusannya.

Sedang khusus untuk perguruan tinggi, agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas maka harus melaksanakan competence based curriculum maupun content based curriculum yang dapat berisi nilai-nilai budaya luhur bangsa Indonesia dan para lulusan juga akan memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya. (eri)