05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Lifebuoy Telah Jangkau 58 Juta Orang Indonesia untuk Terapkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun

Lifebuoy Telah Jangkau 58 Juta Orang Indonesia untuk Terapkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai SabunSurabaya, KabarGress.Com – Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober, Lifebuoy kembali mengukuhkan komitmennya untuk mencapai 70 juta Tangan Indonesia Sehat di tahun 2015 melalui edukasi dan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Lifebuoy percaya bahwa CTPS mampu membantu menurunkan tingkat prevalensi penderita diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Disa Lestari, Assistant Brand Manager Lifebuoy PT. Unilever Indonesia, Tbk mengatakan, “Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan momentum yang tepat bagi Lifebuoy untuk mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat akan pentingnya kebiasaan CTPS sebagai salah satu bagian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebagai brand yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia, Lifebuoy telah secara konsisten memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia sejak tahun 2008.”

Lifebuoy Telah Jangkau 58 Juta Orang Indonesia untuk Terapkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun 1Lifebuoy Telah Jangkau 58 Juta Orang Indonesia untuk Terapkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun 2Lifebuoy Telah Jangkau 58 Juta Orang Indonesia untuk Terapkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun 3Komitmen Lifebuoy dalam mensosialisasikan CTPS kepada masyarakat Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) di tahun 2015 dalam mengurangi tingkat kematian anak dibawah lima tahun hingga dibawah 32 kematian per 1000 kelahiran hidup. Komitmen ini sekaligus merupakan sebuah pengejawantahan dari strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP), yaitu strategi Unilever secara global untuk meningkatkan bisnis dua kali lipat dan di saat yang bersamaan mengurangi dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan meningkatkan manfaat yang diciptakan bagi masyarakat.

“Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, Lifebuoy kembali mengunjungi Surabaya untuk mengajak lebih dari 140 dokter kecil untuk bersama Lifebuoy mengukuhkan komitmen nya dalam mensosialisasikan dan menerapkan CTPS. Acara perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini berlangsung di Grand City Mall dan menghadirkan aktivitas cuci tangan bersama, pledging/ ikrar CTPS dan aktifitas kesehatan jasmani” ungkap Disa.

Lebih lanjut Disa menjelaskan bahwa perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia hari ini juga merupakan perayaan dari kesuksesan program Gerakan 21 Hari (G21H) Lifebuoy yang telah berhasil di laksanakan di 16 provinsi di Indonesia. Program ini menyasar siswa sekolah dasar dan ibu-ibu melalui program PKK. G21H bertujuan untuk menerapkan CTPS selama 21 hari tanpa henti agar tertanam menjadi sebuah kebiasan sehari-hari. Lifebuoy percaya bahwa CTPS merupakan salah satu cara yang sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan.

Anak-anak dan ibu merupakan menjadi agent of change yang membantu menanamkan kebiasaan CTPS bagi anggota keluarga lainnya(*1). Untuk itu melalui G21H Lifebuoy membiasakan anak-anak untuk melakukan CTPS sebelum makan pagi, makan siang, makan malam, saat mandi, dan setelah dari toilet. Untuk para ibu, penting untuk selalu melakukan CTPS sebelum makan, sebelum menyiapkan makan bayi/balita, sebelum merawat bayi/balita, setelah dari toilet, setelah membersihkan kotoran bayi/balita dan mandi menggunakan sabun dapat mengurangi resiko terserang penyakit dan menjaga kesehatan.

CTPS dengan air mengalir terbukti dapat menurunkan resiko diare hingga 50% dan ISPA hingga, khusus di propinsi Jawa Timur prevelensi angka diare berkurang dari 7% di tahun 2007 45%(*2) menjadi 3,8% di tahun 2013(*3). Melihat fakta tersebut, Lifebuoy merasa penting sekali untuk terus bisa menanamkan pengetahuan dan kebiasaan CTPS terutama kepada anak-anak dan para ibu.

Penerapan CTPS dalam keluarga bisa membantu mengurangi tingkat penularan penyakit terutama pada anak-anak di bawah lima tahun.

Ketua TP PKK Propinsi Jawa Timur, Hj. Nina Soekarwo mengatakan, “Saya menyambut baik komitmen Lifebuoy dalam melakukan sosialisasi CTPS karena hal ini sejalan dengan upaya pemerintah terkait dengan target MDG. Saya mewakili warga di propinsi Jawa Timur mengucapkan terima kasih dan berharap program ini dapat terus dilaksanakan sehingga anak-anak serta orang dewasa lainnya di Surabaya dapat tumbuh dengan sehat tanpa penyakit diare.”

“Kami berharap melalui Hari Cuci Tangan Sedunia ini, kesadaran masyarakat untuk menerapkan CTPS di lima saat penting semakin tinggi, dan komitmen kami untuk menjangkau 70 juta tangan Indonesia Sehat pada 2015 dapat tercapai,” tutup Disa. (ro)

(*1). Study of Children as Champion of Global Handwashing Behavior Change, 2011
(*2). http://globalhandwashing.org/why/health-impact
(*3). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), 2013