03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

The Jewels Of Romantic Europe Hadir di Surabaya

* Singapore Airlines, Bandara Changi Singapura dan Munich Airport menyelenggarakan road show seminar bagi mitra agen perjalanan untuk mempromosikan The Jewels of Romantic Europe, Bavaria, Tirol dan Salzburg

The Jewels Of Romantic Europe Hadir di SurabayaSurabaya, KabarGress.Com – Bekerjasama dengan Bandara Changi Singapura dan Munich Airport, Singapore Airlines (SIA) hari ini menyelenggarakan seminar roadshow dengan para mitra SIA di Grand Ballroom JW Marriott Hotel Surabaya. Acara Business to Business (B2B) ini dimaksudkan untuk mempromosikan berbagai tempat wisata dan atraksi yang ada di kota Bavaria, Tirol dan Salzburg.

Acara yang diselenggarakan selama satu hari dan ditujukan bagi para agen perjalanan ini akan dibagi menjadi 3 sesi, yaitu lokakarya dan pelatihan bagi staf front line, konferensi pers serta jamuan makan malam dengan para agen perjalanan.

Untuk pertama kalinya, seminar pariwisata Munich diadakan di kota Surabaya seiring dengan meningkatnya minat berlibur ke kota Munich yang sering disebut sebagai the Jewel of Romantic Europe tersebut. Baru-baru ini, terjadi peningkatan jumlah wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia ke kota Munich. Negara bagian Bavaria mencatat kenaikan 32,3% menjadi 320.697 wisatawan yang bermalam. Hal ini merupakan  peningkatan terbesar di antara 10 besar pasar-pasar utama pada 2013. Sementara itu negara bagian Tirol di Austria mencatat pertumbuhan 11,7% dan kota Salzburg tumbuh sebesar 22,9% – keduanya berasal dari Asia Tenggara.

Vinod Kannan, General Manager Singapore Airlines Indonesia mengatakan,”Kami sangat senang dapat berbagi informasi dan inspirasi berharga mengenai paket tur serta insentif ke Bavaria, Tirol dan Salzburg bersama-sama dengan Bandara Changi Singapura dan Munich Airport kepada para mitra agen perjalanan kami.”

“Bukanlah sebuah kebetulan kami memutuskan memilih Surabaya sebagai kota pertama yang kami kunjungi. Surabaya merupakan pasar potensial bagi kami dan merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Ini berarti bahwa permintaan perjalanan untuk bisnis dan wisata dari dan menuju kota ini juga meningkat,” tambah Vinod Kannan.

Melalui agenda seminar itu Singapore Airline (SIA) dan Munich Airport optimistis bisa mendapatkan minimal 300 penumpang dari Surabaya. “Keyakinan ini tidak lepas dari ajang serupa yang dilakukan di Jakarta belum lama ini, yang mampu mencapai 2.500 penumpang,” katanya.

Ia berharap, pada pelaksanaan seminar yang menggandeng 50 perusahaan biro perjalanan wisata itu minimal ada dua hingga tiga grup penumpang di mana masing-masing kelompok diisi 10-20 wisatawan. Keoptimisan itu juga didukung besarnya minat masyarakat Indonesia ke Eropa pada setiap tahunnya. “Untuk paket wisata itu, kami tidak hanya menawarkan objek wisata alam seperti mengunjungi pegunungan yang bersalju,” ujarnya.

Akan tetapi, tambah dia, paket wisata tersebut sudah termasuk mengunjungi objek wisata belanja kristal swarovski yang cukup populer. Apalagi, berdasarkan data yang disampaikan pihak Munich Airport menyebutkan tahun lalu wisatawan asal Indonesia cukup banyak yang berbelanja kristal. “Bahkan, wisatawan Indonesia menempati peringkat pertama dari total pembeli kristal di kawasan wisata itu atau mampu mengalahkan pembeli asal Malaysia dan Singapura,” katanya.

Di sisi lain, sebut dia, keuntungan yang ditawarkan SIA kepada calon wisawatan asal Indonesia berupa kemudahan mengakses ke seluruh Eropa melalui Munich walaupun sampai sekarang belum ada penerbangan langsung Indonesia ke Eropa. Namun penumpang bisa transit di Changi Singapura. “Dengan melalui Munich akan sangat menguntungkan, karena bisa diakses ke manapun sebagai jantung Eropa. Hingga akhir tahun ini, kami yakin bisa menerbangkan antara 20 juta-25 juta penumpang asal Indonesia ke seluruh rute,” katanya.

Mitra-mitra yang berpartisipasi dalam acara ini adalah Munich Airport, Munich Tourist Office, Salzburg Tourist Office, Insbruck Tourist Office, Swarovski Crystal World, Zugspitze – Top of Germany, Saltmine Berchtesgaden, Löwenbräu Keller, Alpha Travel dan Pegasus Incoming. Badan pariwisata Bandara Changi Singapura juga turut berpartisipasi pada acara ini sebagai salah satu mitra kerja.

Peh Ke-Wei, Vice President for Passenger Development CAG mengatakan,”Ini merupakan saat yang tepat untuk tidak hanya mengungkap Munich – Jewel of Romantic Eropa, tetapi juga manfaat bepergian melalui Bandara Changi Singapura. Dengan Program Transit Changi (Changi Transit Program) yang tengah berjalan, pengalaman wisatawan Indonesia yang melakukan transit akan meningkat. Penumpang transit yang terbang bersama Singapore Airlines akan dapat menukarkan Changi Dollar Voucher (CDC) senilai S$40 dan menggunakannya di setiap toko ritel dan layanan yang berjumlah 350 dan lebih dari 120 outlet makanan & minuman di Bandara Changi, bergantung pada syarat & ketentuan. Kami percaya promosi ini memungkinkan wisatawan Indonesia untuk mengeksplorasi dan menikmati kenyamanan perjalanan ke Munich melalui Bandara Changi Singapura.”

Munich, ibukota Bavaria, yang dikenal akan pesona museumnya yang luar biasa, teater dan orkestra kelas dunia, gereja dan kastil nan megah, taman dan kebun yang indah, serta tentu saja kesempatan besar untuk berbelanja. Sebaliknya, lebih lanjut ke bagian selatan, wisatawan dapat menikmati ketenangan dan istana yang indah di sepanjang perjalanan ke perbatasan Austria. Mendaki puncak tertinggi di Jerman, Zugspitze dan tenggelam dalam pemandangan yang menakjubkan. Tirol menawarkan gambaran kehidupan di Eropa Tengah dengan perpaduan unik dari alam dan budaya. Puncak bukit dan lembah yang indah, bebatuan terjal dan padang rumput hijau, danau berkilau yang ada di dekat gunung, dan gletser cantik telah memikat wisatawan dari seluruh dunia sejak jaman dahulu. Kota terdekat Salzburg, tempat kelahiran komponis besar Wolfgang Amadeus Mozart dan lokasi film “The Sound of Music” menawarkan kebudayaan dan musik yang dikelilingi dengan pemandangan indah.

Sementara itu, Head of Travel Industry and Hub Marketing Aviation Munich Airport, Florian Poetsch, menyatakan sampai sekarang banyak wisatawan asal Asia Tenggara, khususnya dari Indonesia. Hal itu dipicu karakter wisatawan Indonesia yang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. “Mereka ada yang suka berbelanja dan wisata alam. Tahun lalu kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Bavaria, Munich meningkat 32,3 persen atau setara dengan 320.697 orang sedangkan kunjungan ke Tirol tumbuh 11,7 persen dan kunjungan ke Salzburg mencapai 22,9 persen,” tandasnya. (ro)