03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Nugra Jasadarma Pustaloka 2014 Diterima Bude Karwo

Jakarta, KabarGress.Com – Kerja keras dan upaya tak kenal lelah yang dilakukan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo, Msi untuk ikut mencerdaskan warga Jawa Timur dalam program gemar membacaberbuah manis. Istri Gubernur Jatim Soekarwo yang akrab dipanggil Bude Karwo itu mendapat penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 2014 dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Adapun kategori yang diterima Bude Karwo diajang satu tahunan ini diperoleh sebagai pimpinan daerah yang berperan aktif terhadap pengembangan perpustakaan dan pemberdayaan gemar membaca.

Penghargaan berupa piagam dan trophy itu diserahkan secara langsung oleh Kepala Perpusnas RI Dra. Sri Sularsih, Msi di acara Malam Penganugerahan Nugra Jasadarma Pustaloka 2014 bertema “Gemilang Perpustakaan Nasional” yang diselenggarakan di Gedung SMESCO Convention Center Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta Selatan, Kamis (23/10) malam.

Diterimanya penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka oleh Bude Karwo tak lepas dari kegigihannya membangun berbagai terobosan yang cukup luar biasa dalam usaha mencerdaskan anak bangsa, khususnya di bidang perpustakaan. Salah satu usaha yang dilakukannya adalah dengan menggandeng kerjasama atau Memorial of Understanding (MoU) antara TP PKK Provinsi Jatim dengan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim. Kerjasama kedua lembaga itu menyoal tentang gerakan sosialisasi layanan terpadu yang diperankan oleh ibu-ibu PKK hingga tingkat bawah. Dimana, layanan tersebut telah menyepakati adanya kerjasama dalam mensosialisasikan ataupun lewat penyuluhan minat baca di tingkat posyandu. Selain itu, melalui lembaga yang ia pimpin, Bude Karwo juga mendorong seluruh kader-kaderanya untuk ikut menggelorakan program yang ia canangkan, yakni program gerakan untuk aktif membacakan buku kepada anak-anak menjelang mereka tidur.

Usai menerima penghargaan, Bude Karwo yang mengenakan baju kebayak warna ungu itu merasa bangga atas diterimanya penghargaan tersebut. Di atas panggung kehormatan, ibu tiga anak empat cucu ini berjajar bersama lima penerima lainnya yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Antara lain, Ir. Sigit Widyonindito (Walikota Magelang), dr. Basyir Ahmad (Walikota Pekalongan), Dr. Basuri Tjahya Purnama (Bupati Belitung Timur), Lukman Hakim, SH (Walikota Metro Lampung) dan SN. Prana Putra Soke (Walikota Lubuklinggau-Sumsel).

Bagi Bude Karwo, diterimanya penghargaan ini dinilainya sangat luar biasa. Sebab, keikutsertaannya dalam menggerakkan kader-kader PKK di wilayahnya terkait program gemar membaca mendapat appresiasi dari Perpustakaan Nasional RI. Oleh karena itu, apa yang dilakukannya sebagai seoraang Ketua TP PKK Provinsi Jatim adalah murni sebuah pengabdian.“Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka yang diberikan kepada saya ini sebagai Ketua TP PKK Provinsi Jatim yang sudah membuat MoU dengan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim.Saya merasa bersyukur dan berterima kasih,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, kalau apa yang sudah dan yang akan dilakukan oleh lembaga yang ia pimpin itu akan terus menggelorakan gerakan gemar membaca di seluruh wilayah desa/kelurahan di Jawa Timur. Sebab, Bude Karwo menilai, dari 8.506 desa/kelurahan yang ada di Provinsi Jawa Timur,desa/kelurahan yang baru terbentuk perpustakaannyamasih 3.862 perpustakaan. Melihat kondisi itu, Bude Karwo berharap agar pembentukan perpustakaandesa/kelurahan di wilayah yang belum ada dapat segera dibangun.

“Nah disitu kan istri-istri kepala desa/kelurahan adalah ketua PKK, dan ini yang kita gerakkan semua untuk gemar membaca. Sekaligus juga ditambah pelayanan di taman posyandu yang jumlahnyasebanyak 12.227 untuk diupayakan denganmemberikan buku bacaan,” ujar Bude Karwo.

“Langkah kedepannya, saya berharap agar Badan Perpustakan Jatim bisa memenuhi seluruh desa/kelurahan. Karena baru sekitar 45,3 persen yang muncul perpustakaannya di desa dan kelurahan. Harapan saya seluruh satu desa/kelurahan ada satu perpustakaan. Dan disitu peran PKK harus ikut terlibat dalam gemar membaca dan dapat menceritakan kepada anak-anaknya. Sehingga ada hubungan emosional yang bagus buat anak sebelum tidur untuk bercerita,” imbuhnya.

Kegetolan Bude Karwo dalam menggelorakan gerakan gemar membaca hingga di tingkat desa/kelurahan di Jawa Timur dinilainya sangat potensial dalam membangun karakter generasi anak-anak. Sehingga, lewat perpustakaan desa/kelurahan, seluruh kader-kader PKK, utamanya para istri kepala desa dan lurah dapat memanfaatkan perpustakaan tersebut sebagai bahan pengetahuan. Dan selanjutnya, para ibu-ibu PKK dapat menceritakan atau mendongeng kepada anak-anak mereka sebelum tidur.

“Ternyata efeknya bagus sekali pada anak-anak, selain nanti bisa menyukai buku setelah dewasa. Sehingga daya nalar, imajinasi dan gaya bahasananak-anak yang diceritakan menjadi sangat baik. Sehingga ank-anak tambah pintar dan imajiner. Sehingga saya kira ini merupakan satu langkah yangbaik. Jadi kita rupakan gerakan. Dan Insyallah akan dilombakan oleh perpustakaan kita dengan bekerjasama dengan PKK,” ujarnya.

Sementara di Malam Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 2014, Kepala Perpusnas RI Dra. Sri Sularsih, Msi menyampaikan apresiasi yang cukup tinggi kepada para penerima penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 2014 yang diberikannya. Mereka semua dinilai adalah sosok, insan, pribadi, tokoh masyarakat dan lembaga yang sangat berjasa dalam mengembangkan dunia perpustakaan di negeri ini. Salah satunya adalah program gerakkan gemar membaca yang ditelorkan oleh Bude Karwo.

“Saya sampaikan selamat kepada bapak dan ibu serta anak-anak kita sekalian yang telah terpilih menjadi yang terbaik atas prestasi dan dedikasi atas jasa dan pengabdiannya. Kepada sosok-sosok hebat yang membanggakan bagi kita semua. Sehingga, apa yang dicita-citakan untuk mencapai masyarakat Indonesia yang maju, mandiri , berdaya saing serta sejahteradapat segera tercapai,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan perpustakaan sebagai sarana pencerdasan dan pensejahteraan masyarakat Indonesia. “Mari manfaatkan perpustakaan, karena perpustakaan dapat mencerdaskan bangsa serta mewujudkan Indonesiagemar membaca,” ungkapnya.

Sementara itu, selain kategori pimpinan daerah yang berperan aktif terhadap pengembangan perpustakaan dan pemberdayaan gemar membaca, Perpusnas RI juga memberikan penghargaan dengan kategori masyarakat dan media yang juga berperan aktif terhadap pengembangan perpustakkaan dan pemberdayaan gemar membaca. Disamping ituPerpusnas RI juga memberikan untuk kategori buku terbaik, pustakawan terbaik, lomba bercerita bagi siswa-siswi SD/MI tingkat nasional terbaik, perpustakaan desa/kelurahan terbaik dan perpustakaan SLTA terbaik 2014.

Bagi Jawa Timur sendiri, selain Bude Karwo menerima penghargaan dengan kategori pimpinan daerah yang berperan aktif terhadap pengembangan perpustakaan dan pemberdayaan gemar membaca, Perpusnas RI juga memberikan kepada Usin TBM, warga Rangkah Kota Surabaya dengan kategori Tokoh Masyarakat yang peduli terhadap pengembangan perpustakaan dan pemberdayaan gemar membaca. Selain itu, SMAN 1 Dampit, Malangjuga meraih predikat Juara III dengan kategoriPerpustakaan SLTA 2014 terbaik tingkat nasionalserta Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang mendapatkan penghargaan Perpustakaan Desa Terbaik 2014. (eri)