03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Dharma Wanita Ngangsu Kawruh Proses Daging Ayam Olahan di Pabriknya

Dharma Wanita Ngangsu Kawruh Proses Daging Ayam Olahan di PabriknyaMojokerto, KabarGress.com – Rombongan pengurus dan anggota Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Provinsi Jatim yang diketuai Hj Chaerani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos mengadakan kunjungan lapangan untuk ngangsu Kawruh mengenai proses daging ayam olahan, di pabrik Fiesta, yang berlokasi di Ngoro Industri Park Blok U no 11 – 12, Ngoro Mojokerto.

Organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai negeri sipil mula pusat sampai kelurahan ini tujuannya mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui tiga bidang, yakni bidang pendidikan, ekonomi dan bidang sosial budaya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua Bidang EkonomiDWP Setda Provinsi Jatim Ny Hadi Prasetya memimpin rombongan dua bis berkunjung ke pabrik ini untuk melihat dari dekat proses pengolahan daging ayam. Mungkin belum banyak yang mengetahui adanya pabrik pengolahan daging ayam yang baru diresmikan di Kawasan Ngoro Industri, Mojokerto ini. Karena selama ini masyarakat hanya mengenal PT.Charoen Pokphand Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di sektor industri pakan ternak.

Dalam sambutan tertulis Ketua (DWP) Setda Provinsi Jatim yang diketuai Hj Chaerani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos yang dibacakan Ketua Bidang Ekonomi DWP Setda Provinsi Jatim Ny Hadi Prasetya megatakan, manusia memiliki tiga kebutuhan dasar, salah satu adalah kebutuhan pangan. Yang perlu diperhatikan dengan baik dan dipertimbangkan dalam pemenuhan kebutuhan pangan adalah kandungan gizi. Hal ini sangat penting karena merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi sistem dalam tubuh, pertumbuhan, dan kesehatan.

Upaya pemenuhan kebutuhan protein dapat diperoleh dengan mengkonsumsi produk segar ataupun olahan. Produk segar antara lain berupa daging mentah, seperti daging ayam dan daging sapi yang perlu dikombinasikan dengan berbagai macam bumbu sebelum dikonsumsi. Sedangkan produk olahan meliputi makanan olahan siap saji seperti chicken nugget, smoked beef, dan lain-lain.

Dalam pemenuhan kebutuhan pangan setiap individu memiliki pola dan gaya masing-masing. Masyarakat sekarang menuntut semua serba praktis, termasuk dalam mengolah makanan. Apalagi ibu-ibu dengan kesibukan dalam organisasi baik DWP, PKK, maupun organisasi wanita lainnya, maka tanggung jawab domestik, terutamamenyiapkan makanan untuk keluarga, biasanya ingin yang serba praktis, cepat dan mudah dalam penyajiannya.

Semua ibu pada umumnya tidak ingin susah-susah, ribet, ataupun pusing. Inginnya  dengan bahan yang ada di kulkas, dalam waktu yang singkat bisa menjadi menu yang lezat dan dapat dinikmati bersama keluarga. ​

Oleh karena itu banyak ibu-ibu yang menyukai makanan olahan beku karena dapat disimpan di dalam pendingin(freezer) sehingga sewaktu-waktu siap untuk dimasak dan disajikan untuk keluarga. Sehingga dirasakan lebih mudah, praktis, dan cepat pengolahannya dibanding daging atau ikan segar yang perlu dikombinasikan dengan berbagai macam bumbu sebelum dikonsumsi.

Namun dengan banyaknya pilihan produk yang ditawarkan membuat para konsumen  terkadang agak bingung menentukan pilihan. “Untuk itu DWP ngangsu Kawruh ke pabrik ini untuk mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan bila membeli produk daging olahan yang halal dan tanpa bahan kimia, tanpa bahan pengawet, sehingga  yakin aman dikonsumsi keluarga,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu rombongan diterima Ria Go selaku manager pabrik Fiesta yang merupkan anak perusahaan PT.Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Setelah mendapatkan penjelasan tentang produk-produknya dan berbagai resep dari daging ayam olahan, rombongan dilanjutkan meninjau pabrik, mulai pemotongan sampai pemprosesan poduk yang higienis. Namun sayang waktu itu ibu-ibu tidak bisa menyaksikan langsung proses  pemotongan ayam, karena pemotongan bergiliran semingu malam hari dan seminggu siang hari.

Pabrik ini juga memberikan kesempatan rombongan anak TK sampai SD selama hari kerja untuk melihat dari dekat ke Pabrik olahan daging ayam di Brebek industri I no 24 SIER sidoarjo, dipungut biaya Rp 20 ribu/ anak. (eri)