03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

SMANOR Jatim Panen Prestasi di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Harun dan SMANORSidoarjo, KabarGress.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Prov Jatim kinerjanya memajukan Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR), cukup membanggakan. SMANOR yang dulunya mepet sawah alias mewah kini secara fisik berubah total. Prestasi yang berhasil didulumnya juga sangat luar biasa. Sukses mencetak atlet multi talenta, berhasil mendulum juara, dari 11 cabang olahraga (Cabor) yang diikutinya. SMANORpun, faktanya sebagai gudang mendali.

SMANOR Jatim pun kiprahnya bisa dibilang menjadi ikon Sekolah khusus olahraga tanah air. Secara kelembagaan kiprah SMANOR Jatim harus terus didorong dalam mencetak bibit atlet berprestasi. SMANOR harus tetap kokoh, karena dengan kekokohannya itu SMANOR Jatim terbukti bukan hanya mampu mencetak atlet-atlet  berprestasi taraf regional, nasional, tetapi juga internasional. Disamping itu berkat program-program yang fokus, dibarengi kinerjanya yang cukup baik, SMANOR Jatim, bukan cuma sukses melahirkan anak didiknya sukses besar mengumpulkan ratusan trophy dan medali, tetapi anak didiknya mampu mendulum prestasi bidang akademik di tengah keterbatasan fasilitas yang dimilikinya.

SMANOR Jatim yang menempati lahan seluas 3,5 hektare tentu belum ideal. Masyarakat Jatim membayangkan agar kiprah SMANOR Jatim maksimal dalam mencetak calon atlet professional, standar luas lahan yang dibutuhkan sekitar 12 hektar. Di Cina atau Tiongkok misalnya, pemerintahannya memberikan fasilitas lahannya sangat besar yakni luasannya sekitar 65 hektar. Luasan lahan cukup representative, didukung fasilitas lainnya yang sangat lengkap, maka menjadi wajar bila atlet-atlet mereka bisa berbicara di hampir semua event di tingkat internasional.

Kendati yang dimiliki masih serba terbatas, faktanya Sekolah Menengah Negeri Olahraga ini pun menjadi kebanggaan masyarakat Jatim. Sebab, dengan fasilitas yang terbatas, SMANOR Jatim tetap maksimal berkiprah. Dengan fasilitas yang terbatas, SMANOR kenyataannya, selalu mendulang juara. Dengan fasilitas yang terbatas, SMANOR Jatim tetap mampu berkarya, serta mampu mempersembahkan prestasi yang terbaik, baik dalam bidang olahraga maupun akademik. SMANOR Jatim, patutlah  dibanggakan oleh masyarakat Jatim, lantaran telah mampu membuktikan prestasi besar, best of the best pada masyarakat.

Karena prestasinya itu, SMANOR Jatim, dipercaya turut menyusun Silabus Pendidikan bidang keolahragaan dilakukan Kementerian Pendidikan, dan penyusunan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Sekolah Khusus. Dilibatkannya SMANORJatim, dalam regulasi pembangunan pendidikan, baik pada tingkat pusat maupun daerah, tentu karena segudang prestasi yang berhasil dibukukakannya. Bermula dari bertumpuk prestasi itu muncullah trust. Dalam rangka memenuhi harapan public Jatim, agar SMANOR mampu meningkatkan pengabdiannya, fasilitas yang ada saat ini hendaknya harus mampu ditingkatkan. DPRD bersama Pemprov Jatim hendaknya sudah mulai waktunya memikirkan untuk memberikan dukungan anggaran yang cukup fundamental bagi SMANOR. Tahun 2015 porsi anggaran melalui APBD hendaknya bisa ditambah secara signifikan,untuk lembaga sekolah ini.

Sebab, hanya dengan porsi anggaran yang cukup SMANOR bisa laksanakan revitalisasi fasilitas yang ada, sesuai kebutuhan. Dan kata kuncinya ada pada ketersediaan anggaran. Kepala Dispendik Jatim, Dr. Harun, didampingi Kepala UPT SMANOR, Drs. Zainal Arifien, MPd, Rabu ( 22/10), ditemui media ini, mengatakan dalam kerangka menciptakan kualitas pendidikan optimal, dukungan anggaran memang sangat diperlukan.

Karena dengan anggaran yang cukup mewadahi, secara kelembagaan akan banyak dampak positif yang berhasil digapainya. Misalnya, kolam renang sampai sekarang ini SMANOR masih belum memiliki. Lantaran belum memiliki kolam renang sendiri, terpaksa para siswa secara rutin latihan renangnya ke daerah UPN Rungkut. ”Memang tidak bisa efektif, tapi itulah yang dapat dilakukan,” aku Zainal, seraya menyatakan tanahnya sudah, namun tahun ini masih belum dapat dibangun karena terbatasnya anggaran.

Yang saat ini tengah dikerjakan adalah rehabilitasi Asrama siswa kapasitas170 anak dan gedung lab IPA. (eri)

Teks foto: Kepala Dispendik Jatim, Dr. Harun, serta SMANOR.