03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

PDI-P Bulan Depan Seleksi Bakal Calon Pilwali

Wishnu Sakti BuanaSurabaya, KabarGress.Com – DPC PDI-P Kota Surabaya, bulan depan berencana menggelar penjaringan bakal calon (balon) untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya. Ini menyusul turunnya petunjuk teknis (Juknis) terkait penjaringan balon dari DPP PDI-P untuk Pilwali Surabaya.

Menurut Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana, tidak ada yang baru dalam Juknis penjaringan ini. Salah satunya, delapan bulan sebelum pelaksaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), dalam hal ini Pilwali, maka DPC diminta untuk melakukan penjaringan. Surabaya sendiri akan menggelar Pilwali sekitar bulan Juni 2014 mendatang.

“Kami akan start penjaringan mulai November. Untuk menjaring bakal calon, kami akan bentuk tim yang khusus untuk menyeleksi siapa saja yang mendaftar. Siapa saja bisa mendaftar. Entah itu kader PDI-P maupun masyarakat umum,” katanya Senin (20/10/2014).

Wakil wali Kota Surabaya ini menambahkan, salah satu syarat untuk dapat dicalonkan PDI-P adalah, yang bersangkutan harus memiliki elektabilitas yang tinggi. Kemudian, dia juga memang dikehendaki oleh partai. Di internal PDI-P sendiri juga akan melakukan survey untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas calon.

“Nama-nama yang masuk dan sudah kami seleksi, nantinya akan kami kirim ke DPP. Nantinya DPP yang akan menentukan siapa yang layak untuk maju. Untuk calon, semua ditentukan oleh DPP, itu sudah ketentuan di partai kami,” tandasnya.

Mantan wakil ketua DPRD Kota Surabaya ini menandaskan, terkait dengan rencana Pilkada akan dipilih oleh anggota DPRD, pihaknya mengaku tidak risau dengan hal itu. Pasalnya, dalam Juknis juga sudah ditentukan, langkah apa saja yang akan diambil ketika Pilkada dipilih wakil rakyat, ataupun dipilih oleh DPRD.

PDI-P tetap akan mengusung calon yang bisa diterima oleh masyarakat luas. Dia menegaskan, calon yang maju tidak harus kader. Pasalnya, ketika sudah diusung oleh partai, maka yang bersangkutan sudah merupakan kader partai dan akan dididik sesuai garis partai.

“Saya sebagai kader partai tulen, akan manut apapun perintah DPP. Kalau diminta maju di Pilwali ya saya akan maju. Kalau diminta mendampingi bu Risma (wali kota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini) saya juga siap,” tandasnya. (tur)