23/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Jatim Sebagai Pintu Gerbang MEA 2015

Pakde KarwoSurabaya, KabarGress.com – Provinsi Jawa Timur diproyeksikan sebagai pintu gerbang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Tahun 2015. Jatim memiliki perkembangan dan pertumbuhan yang on the right track di bidang ekonomi, sosial budaya, politik, hukum sehingga siap memasuki persaingan global utamanya MEA 2015.

Pakde Karwo memaparkan, capaian kinerja yang dicapai Pemprov Jatim merupakan hasil kerja keras pemprov bersama bupati/walikota, dan seluruh masyarakat Jatim sudah sangat baik. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2013 mampu tumbuh 6,55 persen lebih tinggi dari nasional sebesar 5,78 persen, pada semester I tahun 2014 tumbuh mencapai 6,17 persen lebih tinggi dari nasional 5,17 persen. Sedangkan tingkat inflasi bulan September 2014 mencapai 033 persen.Angka kemiskinan juga mengalami penurunan pada Maret 2014 adalah 12,43 persen turun dari posisi September 2013 sebesar 12,73 persen.

Sedangkan angka pengangguran pada Februari 2014 sudah turun menjadi 4,02 persen. Sementara tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2013 mencapai 73,21 naik dari 2012 yang hanya mencapai 72,38. “Dari konstruksi kinerja tersebut, Jatim saat ini sudah dalam posisi on the track, serta mencapai kategori memuaskan sesuai skor pembangunan inklusif menurut penilaian BPS Pusat,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

​Dengan peroleh capaian kinerja yang baik tersebut, Pakde Karwo mengajak kepada semua pihak untuk membangun ekonomi Jawa Timur menuju pertumbuhan inklusif yang sangat memuaskan yang secara obyektif bisa dirasakan oleh masyarakat, serta dapat mendukung tercapainya Jatim sebagai pintu gerbang MEA 2015.

Selain itu, peran UMKM Jatim dalam perdagangan bebas MEA 2015 sangat penting. Di sektor ini, terdapat 11.117.439 tenaga kerja yang tersebar dalam 6.825.931 unit UMKM. Untuk itu pelaku UMKM tidak perlu takut menghadapi MEA karena momen ini bisa menjadi peluang besar bagi para pengusaha UMKM domestik. “UMKM bisa menjadi senjata bagi Jatim utuk memenangkan kompetisi pada era perdagangan bebas. Produk UMKM rata-rata memiliki keunikan dan nilai seni tinggi berbasis kebudayaan lokal,” tegasnya.

Menurut Pakde Karwo, selain ada persaingan di era MEA 2015, tapi juga ada peluang pasar yang lebih luas untuk dimanfaatkan bagi perkembangan Jatim dan kesejahteraan masyarakat Jatim. “Jatim harus bisa. Jangan sampai kita hanya menjadi sasaran pasar produk dan jasa dari negara anggota ASEAN lainnya. Apalagi potensi kita sangat besar, jangan sampai produk kita kalah bersaing,” imbaunya.

Selain berbagai hal yang dilakukan guna menghadapi MEA 2015, Pakde Karwo berpesan agar budaya lokal yang menjadi bentuk kearifan lokal tetap dipelihara dan karakteristik yang tetap dinamis di tengah kemajuan peradaban bangsa. “Bangsa yang hebat tidak akan melepaskan budaya lokal dalam penerapan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pesannya.

Peserta Upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 antara lain 1 unit Korps Musik Satpol PP Provinsi Jawa Timur, 1 pleton perwakilan camat se-Jatim, 1 pleton perwakilan lurah se-Jatim, 1 Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 1 pleton Satpol PP Kab. Sidoarjo, 1 pleton Satuan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya, 1 pleton Pemadam Kebakaran, 1 pleton Korpri Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, 1 pelton Dinas Pendapatan Daerah Prov. Jatim, 1 pleton Dinas Perhubungan dan LLAJ Prov. Jatim, 1 pleton satuan Polisi Kehutanan, 1 pleton Taruna Siaga Bencana, 1 pleton Purna Paskibraka Jatim, 1 pleton Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan, 1 pleton Akademi Perikanan Sidoarjo, 1 pleton Politeknik Pelayaran Surabaya, 1 pleton SMK Teknik, 1 pleton SMK KAL, 2 pleton SMA Kemala Bhayangkari, 1 pleton SMK Penerbangan, 1 pleton Banser, 1 pleton PGRI Jatim, 1 pleton Resimen Mahasiswa, 1 pleton Akademi Gizi, 1 pleton Ikatan Bidan/Perawat, 1 pleton Serikat Pekerja, 1 pleton Mahasiswa Gabungan ITS, Untag, dan Universitas Wijaya Kusuma, 1 pleton SMAN Olahraga Sidoarjo, 1 pleton Atlet Puslatda Jatim.

Upacara berjalan dengan tertib dan khidmad.Sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Gubernur Jawa Timur, dengan komandan Upacara yakni Drs. Supratomo, MSi yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Sebagai perwira upacara Drs. Sutartib, MSi (Kepala Satpol PP Prov. Jatim), pembaca Teks PancasilaDrs. Nugroho, MSi (Camat Panji, Kab. Situbondo), dan pembaca Pembukaan UUD RI 1945 Paimin. AP (Camat Candipuro, Kab. Lumajang).

Di mimbar kehormatan, nampak hadir isteri Gubernur Jatim Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi, Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf beserta, jajaran Forpimda Jatim beserta isteri, pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemprov Jatim.

Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 juga dimeriahkan 350 siswa paduan suara gabungan pelajar dari SMA Trimurti, SMAN 6 Surabaya, dan Pemenang Lomba Paduan Suara Mars Jatim Tahun 2014 dari 11 kabupaten/kota se-Jatim yang membawakan lagu Indonesia Jaya, Bagimu Negeri, Rangkaian Jawa Timur, dan 3 lagu pemenang Lomba Cipta Lagu Mars Jawa Timur yakni Jayalah Jawa Timur (ciptaan Roi Faizal), Jawa Timur Jaya (Ciptaan Aryo Kurniawan), Jawa Timur Makmur (Ciptaan Pambuko Kristian).(eri)