25/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Dewan Soroti Jalur Dobel Track Utara

Dewan Soroti Jalur Dobel Track UtaraSurabaya, KabarGress.Com – Pengaktifan jalur rel sebagai double track di kawasan Utara disorot Anggota DPRD Surabaya.  Sebab, hal tersebut mulai menimbulkan dampak yang dirasakan warga. Misalnya, seperti diikawasan sepanjang Kalimas hingga menuju Pasar Turi. Dimana jalur transportasi rel kereta jika diterapkan jalur double track kerap menimbulkan keruwetan arus lalu-lintas.

Anggota DPRD Surabaya, Budi Leksono menyatakan, sebenarnya jalur utara masih belum maksimal jika diterapkan Double Track. Sebab, selain jalur lintasan kereta yang berhimpit dengan rumah penduduk, kondisi  yang dilalui lintasan kereta menghambat kelancaran arus lalu-lintas. “Apalagi kalau sore bisa dibayangkan arus kereta barang hilir mudik menyebabkan jalan jadi macet. Saya kira pengefektifan Double track belum perlu,” kata Budi ketika di ditemui di DPRD Surabaya, Rabu (8/10/2014).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, kemacetan tersebut disebabkan jumlah arus kereta barang bisa mencapai 30 gerbong. Masing-masing gerbong bermuatan panjangnya bisa mencapai 12 meter. Akibatnya arus kereta api barang lebih lamban.”Sehingga itu bisa menghambat jalannya arus lalu lintas kendaraan, kalau nantinuya pemerintah kota benar – benar akan mengaktifkan jalur double track,” ujar Budi.

Politisi yang juga warga di kawasan Dupak Surabaya ini menilai, harapannya agar rencana double track dikaji terlebih dahulu. Agar dengan kemunculan jalur tersebut, nantinya tidak menambah kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut. (tur)