03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Hari Ini Anggota Legislatif Terima Mobdin

Surabaya, KabarGress.Com – Setelah sempat menunggu beberapa bulan, akhirnya anggota DPRD kota Surabaya periode 2014-2019, hari ini, Selasa (30/9/2014) menerima Mobil Dinas (Mobdin) yang memang seharusnya menjadi salah satu fasilitas sebagai anggota dewan sebagai penunjang kinerja anggota legislatif.

Sekertaris Dewan (Sekwan), M. AfghanI mejelaskan, dirinya sudah membuat surat untuk mendistribusikan mobdin untuk pinjam pakai anggota dewan. Sedangkan untuk prosedur, ketua DPRD sebelumnya sudah memberikan arahan, bagi incumbent bisa memakai mobdin yang pada periode lalu dipakainya.

“Untuk incumbent mereka memakai atau melanjutkan mobdinnya yang lama. Sedangkan bagi anggota baru nantinya akan dibagikan mobdin berupa Isuzu Panther dan Kijang Innova. Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan,” jelasnya.

Pejabat asal Pacitan ini, menuturkan saat ini kondisi mobdin sudah dalam kondisi ready dan siiap pakai. Sehingga para anggota dewan tidak perlu khawatir dengan kondisi mobdin. “Untuk Ketua jatahnya 2 mobil yakni Honda Accord san Kijang Innova. Sedangkan untuk Wakil Ketua dijatah Honda Civic,” tuturnya.

Sedangkan terkait laptop, Afgani mengakui, hingga saat ini jumlah laptop belum genap. Masih ada 9 unit komputer jinjing yang belum dikembalikan ke Sekwan. Terkait hal itu, pihaknya telah mengirimkan surat peringatan yang kedua sehubungan dengan penarikan laptop tersebut.

“Kami kirimkan surat peringatan yang kedua untuk urusan laptop. Laptop yang belum kembali sebanyak 9 unit hingga saat ini. Katanya ada yang masih memback up data sehingga masih harus menunggu untuk beberapa hari,” tandasnya.

Ditanya apakah tahun ini akan ada pengadaan laptop baru untuk dewan?
Afgani menuturkan bahwa hingga saat ini belum ada perintah dari Ketua Dewan terkait pengadaan laptop. “Untuk pengadaan laptop belum ada tahun ini. Hingga saat ini belum ada informasi,” imbuhnya.

Menurut Ketua DPRD Surabaya, Armuji,
untuk anggota dewan periode 2014 – 2019 tidak ada anggaran untuk mobdin baru. Sebab usia mobdin yang dipergunakan oleh anggota dewan sebelumnya baru  5 tahun dan kondisinya masih layak untuk dipergunakan oleh anggota legislatif yang baru.

“Untuk periode ini tidak ada pengadaa mobil baru, soalnya kondisi mobdin periode yang lalu juga masih bagus kok. Jadi gak perlu pengadaan lagi,” tandasnya.

Armuji menambahkan, pengguna mobdin bersedia bertanggung jawab atas segala kerusakan. Dan biaya operasional terkait pemakaian mobdin juga menjadi tanggungan pengguna. Dirinya juga menegaskan, tidak ada pengadaan perangkat laptop yang baru mengingat saat banyak anggota dewan yang memiliki perangkat canggih guna menunjang kinerja.

“Saya juga minta Sekwan untuk tidak membagi-bagikan laptop yang sudah ada. Kalau nanti ada anggota dewan yang minta laptop tinggal Sekwan mengasihkan saja,” pungkasnya. (tur)