25/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Terima Penghargaan Karya Wira Bhakti Kerta Raharja

Pakde Karwo dapat penghargaanKediri, KabarGress.com – Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo menerima penghargaan Karya Wira Bhakti Kerta raharja dari Paglima TNI, Jenderal Moeldoko. Ia meraih penghargaan tersebut karena dianggap sebagai pelopor kerjasama Pemprov Jatim dengan Kodam V Brawijaya tentang pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) warga miskin di Jatim sejak tahun 2009 – 2013. Penghargaan tersebut diserahkan saat Pencanangan Bakti Renovasi TNI RTLH Kerjasama dengan KODAM V Brawijaya Tahap X tahun 2014 di Desa Blogoh, Kecamatan Plemahan, Kab. Kediri, Kamis (25/9).

Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo sapaan akrabnya mencanangkan merenovasi sekitar 7.660 rumah tidak layak huni (RTLH) di beberapa Kabupaten Kota di Jatim. Renovasi RTLH merupakan agenda tahunan yang dimulai sejak tahun 2009, dan saat ini memasuki tahap ke X.

Pada awalnya terdapat 253.439 RTLH di Jatim. Sampai dengan tahun 2013 telah direnovasi sebanyak 71.549 rumah. Apabila berjalan dengan lancer maka pada akhir telah terselesaikan 79.209 rumah. “Secara keseluruhan 31 persen RTLH yang telah direnovasi oleh Pemprov Jatim. Diharapkan 2019 RTLH akan tuntas direnovasi” tuturnya.

Renovasi RTLH, ujarnya akan bertambah apabila melibatkan peran serta masyarakat dan pengusaha swasta. Swasta bisa ikut serta dalam upaya renovasi RTLH salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “CSR perusahaan sangat dibutuhkan. Semakin banyak pihak swasta yang ikut serta, maka mewujudkan masyarakat yang sejahtera akan lebih cepat, “ jelasnya.

Ia mengatakan, untuk RTLH yang berada di beberapa kepulauan di Jatim, Pemprov Jatim melibatkan Armatim. Hal itu bertujuan, agar pembangunan untuk masyarakat di kepulauan bsia merata. “Ada sektiar 76 pulau yang ada di Sumenep yang butuh bantuan Pemprov Jatim dan TNI melalui renovasi RTLH, “ tambahnya.

Kedepannya, Pemprov Jatim menargetkan akan merenovasi sekitar 20 ribu RTLH. Fokus utama dalam renovasi RTLH pada 6 indikator kemiskinan yaitu lantai rumah masih berupa tanah, dinding rumah terbuat dari bilik bambu atau sesek atau gedek, ketiga tidak memiliki jendela dan ventilasi udara, ke empat tidak mempunyai aset lain di luar rumah sebesar lebih kurang Rp. 500.000 dan berpenghasilan tidak tetap (buruh serabutan dibawah UMR atau janda atau jompo).”Tentunya melibatkan unsur masyarakat untuk dilakukan survey yang tepat sasaran. Renovasinya meliputi lantai, dinding dan jendela. “ tegasnya.

Pakde Karwo menambahkan, keadaan Jatim yang aman dan nyaman bsia tercipta salah satunya melalui kerjasama antara Pemprov Jatim dan TNI POLRI dalam berbagai program, salah satunya melalui renovasi RTLH. Dengan demikian, hubungan antara masyarakat dengan TNI semakin tidak berjarak karena seringnya interaksi antara kedua unsur tersebut. “Dengan adanya Babinsa dan Babinkamtimbas di sekitar masyarakat rasa aman dan nyaman akan tercipta dan ketika bekerja akan semakin baik. Apabila keamanan dan kenyamana telah tercipta tugas dari pemerintah adalah menciptakan kesejahteraan, “ tambahnya.

Selain itu, sebagai upaya meningkatkan perekonomian di desa, Pakde Karwo mendorong agar Koperasi Wanita (Kopwan) di desa terus didorong untuk melakukan kegiatan yang berguna untuk masyarakat desa. Pemprov Jatim menyediakan 4 ribu paket dengan nilai setiap paketnya Rp25 juta untuk mendukung Kopwan yang mau untuk berinovasi dalam memajukan perekonomian di lingkungannya. “Melalui Kopwan, perekonomian dan keuangan desa akan meningkat. Sehingga tingkat kesejahteraan akan turut meningkat . oleh sebab itu, renovasi rumah juga harus difikirkan melalui program Renovasi RTLH, “ ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Pakde Karwo meyakinkan kepada masyarakat untuk saling bekerjasama dengan TNI POLRI untuk menjaga lingkungan agar keamanan dan kenyamanan selalu terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko memberikan apresiasi kepada Pemprov Jatim yang memberikan kesempatan kepada TNI untuk meningkatkan hubungan dengan masyarakat melaui program rehabilitasi RTLH. “ Kegiatan ini , merupakan wadah TNI untuk berinteraksi social dengan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat,” ujarnya

Ia mengatakan, akan dikerahkan sekitar 500 ribu TNI untuk membantu Pemprov Jatim menciptakan masyarakat yang sejahtera. “Hal tersebut mewujudkan kehebatan TNI. Bukan hanya menjaga Negara agar aman dari bahaya luar, akan tetapi juga ikut membantu Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya, “ tegasnya.

Selain itu, ia berpesan kepada semua masyarakat, agar selalu mendidik anak dengan baik. Anak harus dididik dan diawasi serta diberikan motivasi agar bisa menjadi orang yang berguna bagi Negara dan masyarakat.”Semua pemimpin terlahir dari berbagai latar belakang. Bukan hanya orang kota yang bisa menjadi pemimpin, akan tetapi dari desa jgua terlahir pemimpin besar,” tambahnya. (eri)