28/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Pompa Semangat Atlet POPDA X

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Derah Kabupaten Kota yang Peduli Olahraga, pada acara Hari Olahraga Nasional XXXI di Tri Dharma Gresik.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Derah Kabupaten Kota yang Peduli Olahraga, pada acara Hari Olahraga Nasional XXXI di Tri Dharma Gresik.

Gresik, KabarGress.Com – Kepedulian dan harapan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo kepada kemajuan olahraga sangat tinggi. Hal ini dibuktikannya dengan hadir secara langsung untuk membuka Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) XXXI dan Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Prov. Jatim Tahun 2014 di Gedung Tri Dharma Gresik, Kamis (25/9).

Pada kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut memompa semangat dan memberikan motivasi kepada para atlet yang akan bertanding dalam POPDA. Motivasi pertama yang disampaikannya adalah terkait jaminan hidup dan harapan masa depan olahragawan memiliki prospek yang sangat cerah.

“Jangan pernah berpikir bahwa masa depan atlet itu suram, justru sebaliknya, harapan masa depan atlet sangat cerah. Pemerintah pusat dan daerah mendukung sepenuhnya anak-anakku sekalian yang menjadi atlet. Bahkan yang bisa meraih medali emas di tingkat nasional akan mendapat prioritas sebagai PNS, tentu jika atlet tersebut ingin menjadi PNS.” katanya.

Pakde Karwo juga meyakinkan bahwa atlet-atlet Jatim merupakan para calon juara nasional. Sebab Jatim merupakan barometer dan gudang tempat melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional, Jatim secara konsisten terus menyumbangkan atlet yang mewakili Indonesia dan melahirkan berbagai prestasi bertaraf internasional.

Hal ini karena regenerasi atlet di Jatim sangat baik dan berjenjang, dimulai dengan mendirikan sentra olahraga yaitu pusat pendidikan dan latihan olahraga pelajar (PPLPD), sekolah menengah umum olahraga (smanor) maupun pembinaan klub-klub olahraga. Kemudian didukung oleh kompetisi olahraga pelajar yang berjenjang dari tingkat SD sampai Universitas.

“Hampir semua olahragawan nasional berasal dari Jawa Timur, saya optimis beberapa tahun lagi anak-anakku sekalian akan menjadi atlet nasional yang mewakili Indonesia. Itu artinya kesempatan emas untuk menjadi juara nasional sangat lebar, jadi jangan pernah patah semangat dan terus fokus mengejar cita-cita menjadi olahragawan yang sukses” tuturnya.

Untuk mewujudkan itu, lanjut Pakde Karwo, dibutuhkan tiga syarat, pertama adalah disiplin, sebab kedisiplinan akan membentuk karakter atlet untuk tetap fokus kepada tujuan. “Disiplin itu penting, jangan anggap remeh masalah disiplin. Taatlah kepada aturan, kepada pelatih. Pelatih dan atlet itu ibarat Dwitunggal” ujarnya.

Syarat kedua adalah fairplay, atlet harus mampu bermain jujur, tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai kemenangan, dan menghargai lawan. Artinya, tidak bermain kasar dan dengan sengaja mencederai lawan. “Begitu pula dengan wasit, wasit sebagai pengadil lapangan juga harus fairplay, jangan memihak sebelah. Wasit harus benar-benar adil” katanya.

Syarat ketiga adalah membangun sportivitas, yakni tidak sombong ketika berhasil memenangkan pertandingan, dan sebaliknya, jika kalah harus bersedia mengakui kekalahan atas lawan, serta belajar dari kekalahan agar di pertandingan berikutnya bisa meraih hasil lebih baik. “Jangan ada konflik dalam olahraga, semua masalah bisa dibicarakan dengan baik” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gresik, Ir. Moh. Najib mengatakan, momentum HAORNAS diharapkan mampu membangkitkan semangat olahraga, khususnya di kalangan pelajar. Melalui POPDA X juga diharapkan akan muncul bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak akan menjadi harapan bangsa untuk meraih prestasi tingkat internasional di bidang olahraga.POPDA X Tahun 2014 yang mengangkat tema “Olahraga Satukan Semangat Bangsa” dimulai 24-27 September dan diikuti sebanyak sebanyak 4.459 atlet dari seluruh kabupaten/kota di Jatim dengan mempertandingkan 14 cabang olahraga (cabor) dengan rincian, 12 cabor diadakan di Kabupaten Gresik, dan 2 cabor (senam dan panahan) dilaksanakan di Kota Surabaya.

Pada kesempatan itu, Pakde Karwo menyerahkan penghargaan kepada Tokoh Olahraga, Pelatih, Atlet, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Perusahaan Peduli Olahraga di Jatim. Penerima penghargaan Tokoh Olahraga diantaranya adalah Drs. Ayub Hidayat dari Banyuwangi, H. Nursalim dari Lamongan, H.M. Arifin dari Jombang, Endro Ismiarso dari Mojokerto, dan H. Moh. Qosim dari Gresik.

Penerima penghargaan Pelatih Berprestasi diantaranya adalah Prawoto dari Jember, Karmani dari Kediri, Nur Khamid dari Tuban, Resi Aji dari Pacitan, Rudi Hariyanto dan dari Magetan. Sedangkan atlet berprestasi penerima penghargaan adalah Nanda Mei Sholihah dari Kediri dan Febriyan Irvannaldy dari Surabaya.

Untuk pemerintah daerah kabupaten/kota peduli olahraga yang menerima penghargaan adalah Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Gresik. Sedangkan penerima penghargaan Perusahaan Peduli Olahraga adalah PTPN XII Kota Surabaya, Harian Pagi Surya, dan Hotel Agro Wisata, Kota Batu.

Bagi tokoh olahraga, pelatih, dan atlet yang meraih penghargaan, masing-masing mendapat hadiah dari Gubernur Jatim berupa Pin, Piagam Penghargaan, dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. Sedangkan untuk pemerintah daerah kabupaten/kota dan perusahaan peduli olahraga yang menerima penghargaan akan mendapat hadiah dari Gubernur Jatim berupa piala dan piagam penghargaan. (eri)