03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Mata Indah: Antara Rias Wajah dan Kesehatan

* Kiat lengkap dari spesialis mata Dr. Lee Sao Bing dari Shinagawa LASIK & Eye Centre dan penata rias kenamaan Marlene Hariman

Makeup Before-AfterJakarta, KabarGress.Com – Keanekaragaman produk riasan mata, lensa kontak mewah, kacamata hitam yang keren, dan bingkai kacamata rancangan desainer ternama menyiratkan satu tujuan; orang ingin membuat mata mereka menarik. Tetapi kenyataannya wanita lebih rentan terhadap masalah mata sebagai akibat dari beberapa produk tersebut. Meski penyakit mata tidak benar-benar menyerang gender tertentu, Dr. Lee Sao Bing, Direktur Medis Shinagawa LASIK & Eye Centre dari Singapura, menjelaskan bahwa tahap-tahap kehidupan seorang wanita bisa berdampak pada penglihatan karena gaya hidup dan perubahan hormon.

“Secara umum wanita lebih rentan terserang alergi pada mata, iritasi dan infeksi seperti konjungtivitis (mata merah) karena penggunaan kosmetik,” ungkap Dr. Lee. “Infeksi dapat terjadi ketika riasan mata masuk ke mata dan mengapung di saluran air mata,” tambahnya.

Pada umumnya riasan mata tidak berbahaya selama digunakan secara tepat dan tidak terkontaminasi atau sudah kadaluarsa. Sangat dianjurkan untuk mengganti produk riasan mata setiap enam bulan sekali, dan membuangnya jika mata terkena infeksi. Kita juga harus terbiasa membersihkan alat-alat kosmetik agar terhindar dari bakteri, yang dapat mengakibatkan infeksi dan alergi.

Marlene Hariman, penata rias ternama Indonesia mengatakan bahwa riasan mata merupakan bagian tersulit dari aplikasi tata rias karena 70% keberhasilan tata rias bergantung pada hasil riasan mata. Riasan mata dapat menentukan seberapa alami, dramatis atau menyeramkan tampilan anda. Marlene menjelaskan lebih lanjut, “Saya setuju bahwa riasan mata seperti pemulas mata biasa digunakan agar mata terlihat menonjol dan lebih menarik.” Pemulas mata dapat digunakan untuk menambah kedalaman dan dimensi mata seseorang, menyempurnakan warna mata, atau untuk menarik perhatian. Pemulas mata memiliki berbagai macam warna dan tekstur yang biasanya terbuat dari bedak dan mika, tetapi juga dapat ditemukan dalam bentuk cair, pensil, atau mousse.

Marlene berpengalaman merias untuk berbagai kegiatan seperti pernikahan, fashion show, pemotretan untuk majalah, iklan hingga klip video. Berkat keahliannya, dia juga dipercaya untuk merias Raisa, penyanyi terkenal, untuk sebuah iklan sampo terkenal. Dia menambahkan, “Untuk iklan, aplikasi riasan harus sangat hati-hati, detil, dan juga alami.. Proses pengambilan gambar biasanya memakan waktu lama, oleh sebab itu model harus merasa nyaman dengan riasannya, terutama di bagian mata karena mata adalah bagian yang paling sensitif pada wajah kita.”

Dr Lee memeriksa pasienDr. Lee dan Marlene juga berbagi kiat penting untuk berhati-hati dalam mengaplikasikan eyeliner, karena terkadang dapat menimbulkan masalah — dianjurkan untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan eyeliner di sepanjang tepi kelopak mata yang berdekatan dengan saluran air mata dan daerah kelenjar minyak. Hal tersebut dapat menyumbat saluran air mata dan mengakibatkan mata kering dan infeksi. Selain itu, lupa membersihkan riasan mata juga dapat menyebabkan bintitan.

Banyak wanita ingin memiliki mata indah, dan hal yang biasa dilakukan adalah menggunakan riasan pada mata. Tetapi jika seseorang membutuhkan kacamata untuk melihat lebih baik, kacamata tersebut dapat menghalangi indahnya riasan mata yang sudah diaplikasikan. Dan beberapa bulu mata tambahan yang panjang dapat menyentuh lensa kacamata dan menyebabkan ketidaknyamanan pengguna. Ada dua cara untuk menyingkirkan kacamata: Menggunakan lensa kontak atau melakukan operasi LASIK. Saat ini, banyak wanita lebih memilih untuk menggunakan lensa kontak. Dr. Lee menjelaskan bahwa lensa kontak dapat ‘memerangkap’ residu dari eyeliner dan maskara, bahkan alas bedak dari wajah. Untuk beberapa wanita, hal ini dapat mengakibatkan alergi, bahkan infeksi. Oleh karena banyak yang memilih operasi LASIK agar terbebas dari kacamata dan lensa kontak.

Ibu Lina Tiohardi, salah satu pasien Dr. Lee yang tinggal di Jakarta berbagi pengalaman,”Saya melakukan LASIK di Shinagawa LASIK and Eye Centre lebih dari 4 tahun yang lalu dan sangat senang dengan hasil dan keseluruhan penanganan di klinik tersebut. Stafnya sangat ramah dan membantu menjelaskan tiap tahap proses LASIK. Dr. Lee juga menjelaskan secara rinci apa saja yang akan dilakukan dan tindakannya sangat singkat dan cepat. Kalau boleh bercerita, suasana di Shinagawa layaknya sebuah spa, nyaman sekali.

Setelah proses pengobatan selesai kita dapat santai dan beristirahat dulu sebelum pulang, di tempat yang sudah disediakan Menurut saya, kalau kita ingin terlihat lebih menarik tanpa kaca mata, LASIK bukanlah sebuah masalah, asalkan kita ditangani oleh dokter yang kompeten di klinik yang tepat.”

Dari sisi kesehatan, ada penjelasan bahwa perubahan dalam kadar hormon dalam tubuh wanita — biasanya disebabkan oleh pil KB, kehamilan, dan menopause — juga dapat menimbulkan masalah yang sifatnya sementara pada mata, seperti mata kering, radang, dan pembengkakan kornea. “Ada baiknya untuk memeriksakan mata anda selama hamil jika mengalami pandangan kabur atau terlalu sensitif terhadap cahaya, karena hal tersebut merupakan indikasi tekanan darah tinggi atau diabetes gestatonial,” Dr. Lee menekankan.

Selain gaya hidup dan perubahan hormon, rentang hidup wanita yang lebih lama daripada pria juga menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi untuk penyakit mata terkait usia, termasuk katarak, glaukoma dan sindrom mata kering. Kita mungkin tidak dapat mencegah penuaan dan perubahan hormon, tapi kita bisa menjaga mata tanpa harus mengorbankan keindahan.

Beberapa tips merawat mata untuk wanita:

1. Banyak wanita peduli terhadap kebutuhan untuk melindungi kulit mereka dari sinar matahari. Namun. beberapa tidak menyadari bahwa terpapar sinar matahari dan sinar UV yang berkepanjangan juga dapat meningkatkan risiko terserang katarak dan penyakit mata lainnya. Jadi, jangan mengabaikan pentingnya menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan, dan selalu pilih lensa kacamata yang dapat menangkal sinar UVA dan UVB.

2. Hapus riasan wajah dan cuci wajah sebelum tidur malam, karena banyak unsur dari riasan mata yang dapat menyebabkan iritasi jika digunakan terlalu lama. Kebiasaan ini juga dapat memelihara kesehatan kulit di sekitar mata.

3. Ikuti petunjuk penggunaan lensa kontak — penyalahgunaan dalam memakai dan membersihkan lensa kontak dapat menyebabkan berbagai infeksi mata, bahkan kebutaan. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak dan gunakan cairan pembersih yang dianjurkan.

4. Pengguna lensa kontak sangat dianjurkan untuk memasang lensa kontak terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan riasan. Hal ini bertujuan untuk menghindari infeksi akibat masuknya residu ke dalam mata.
(ro)