29/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Masduki Toha Menilai Proyek Trem Perlu Dimatangkan

Masduki Toha
Masduki Toha

Surabaya, KabarGress.Com – Pembangunan proyek trem yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan PT KAI kembali mendapat sorotan tajam dari anggota legislatif. Sebelumnya, anggota DPRD kota Surabaya, Baktiono menyatakan dengan tegas menolak pembangunan proyek trem karena bukan solusi mengurai kemacetan.

Kini kritikan kembali dilontarkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha. Politisi asal fraksi PKB tersebut menilai, bahwa progam yang dilakukan pemkot dengan PT KAI ini harus dikaji lebih dahulu, agar tidak menimbulkan pro dan kontra diberbagai pihak.

“Kami hanya mengaharapkan, Surabaya ini kan luar biasa macetnya. Artinya, progam ini itu harus digodok dulu, setelah itu baru dipublikasikan ke publik atau media. Ini kan masih belum jelas tapi sudah digembor gemborkan, ini yang akhirnya menimbulkan pro kontra,” ujarnya, Jumat (18/9/2014).

Masduki mengaku, sampai saat ini pemkot belum pernah memberikan keterangan yang resmi kepada dewan nantinya mau dijadikan seperti apa dan apa yang menjadi tujuan dari pemkot dan PT KAI membuat pembangunan proyek trem ini.

“Harusnya kan ada pertemuan dulu pemkot dengan dewan, kita diundang dengan pemerintah kota, dengan Bappeko (Badan Pembangunan dan Perencanaan Kota), atau dengan PT. KAI, biar tidak menimbulkan pro dan kontra diberbagai pihak,” tegas Masduki.

Dirinya menuturkan, bukan berarti ia tidak setuju dengan adanya progam trem ini. Tetapi, harus mengetahui dahulu bagaimana sistem perjanjian atau Memory of Understanding (MoU), antara Pemkot dengan PT KAI. Agar semua anggota DPRD Surabaya, dan masyarakat mengetahui progam ini dengan jelas apa yang menjadi tujuan pemkot.

“Okelah kalau memang tujuanya pemkot untuk mengurai kemacatan lalu lintas. Tapi bagaimana proses pembangunannya itulah yang sampai sekarang kami belum tau. Yang penting sekarang ialah, kita semua harus tau dulu bagaimana MoUnya,” imbuhnya. (tur)