01/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Jadikan Museum Sebagai Warisan Anak Cucu

Jadikan Museum Sebagai Warisan Anak CucuSurabaya, KabarGress.com – Museum harus dijaga dan dikelola dengan baik agar bisamenjadi warisan untuk anak cucu bangsa Indonesia. Warisansejarah tersebut merupakan satu-satunya cara agar anak di amsamendatang mengetehui sejarah sebuah bangsa.

Demikian disampaikan Sekdaprov Jatim, Dr. H.  AkhmadSukardi, MM saat membuka Museum Expo Jatim tahun 2014jatim, Pameran Bersama Museum Prov. Anggota Mitra PrajaUtama(MPU) dan Museum Daerah Se-Jatim dengan temaMembangun Jati Diri Bangsa Melalui Keagungan danKeaneragaman Budaya di Royal Plaza, Surabaya, Rabu(17/9).

Menurutnya, dengan menjaga keberadaan museum danmerawat barang-barang warisan sejarah yang ada didalamnya,membantu mengenalkan mengenai perjalanan sebuah bangsakepada anak muda di masa mendatang. “Keberadaan museumsaat ini, menjadi sarana pendidikan dan jendela informasi anakmuda penerus bangsa di masa mendatang. Dengan mengerti artisebuah sejarah, akan tercipta pemimpin yang menghargaisebuah perjuangan para pendiri bangsa,” ujarnya.

Keberadaan museum, selain wajib dijaga dan dirawat, jugaharus dikenalkan ke masyarakat luas. Saat ini, masyarakatumum masih belum begitu tertarik untuk mengunjungi museumsebagai sarana wisata maupun edukasi. Perlu kerja keras, agar museum menjadi salah satu tujuan untuk wisata, karenainformasi yang didapatkan sangat besar. “Sebagai masukan,setiap museum bisa dilengkapi dengan alamat website dan cdinteraktif agar masyarakat bisa mengakses dimana saja sebagaibahan untuk sekolah maupun tujuan penelitian,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Sukardi menjelaskan agar pengelolamuseum di seluruh Jatim untuk membuat sebuah inovasi agar museum menarik minat masyarakat khususnya anak muda. Dengan mengemas museum lebih menarik diharapkanmasyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi museum.“Kebersihan juga wajib dijaga agar masyarakat lebih betahuntuk berlama-lama berwisata didalamnya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pengelola museum juga harus bekerjasamadengan pihak travel agency sebagai sarana promosi. Dengandemikian, travel agency akan membawa setiap wisatawan untukemngunjungi museum sebagai salah satu agenda agar dikunjungi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim,  Djarianto mengatakan, tujuandiselenggarakannya expo ini adalah agar memberikanpengertian dan pemahaman akan pentingnya koleksi museumdan purbakala. Masyarakat  umum agar mengetahui ilmu dankebudayaan. Pameran ini diikuti 46 stan yang berasal dari Prov. DIY, DKI, Bali, Jateng dan Jabar serta 33 pengelola museum seJatim. Diselenggarakan mulai tanggal 17 – 31 September 2014. (Eri)