03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Hero Supermarket Gelar Pelatihan dan Pembinaan Kader Posyandu Kelurahan Sidodadi dan Simolawang

General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, mengambilkan makanan di sela-sela kunjungan ke Posyandu di wilayah Kelurahan Sidodadi dan Simolawang.
General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, mengambilkan makanan di sela-sela kunjungan ke Posyandu di wilayah Kelurahan Sidodadi dan Simolawang.

Surabaya, KabarGress.Com – Hero Supermarket, perusahaan ritel yang memiliki banyak cabang di Indonesia, mengadakan pelatihan dan pembinaan bagi para Kader Posyandu di wilayah Kelurahan Sidodadi dan Simolawang, selama 2 hari (16-17/9/2014), bertempat di Hotel Sahid Surabaya. “Posyandu hingga saat ini masih memegang peran penting terhadap tingkat kesejahteraan dan kesehatan bagi ibu dan anak, khususnya yang tinggal di daerah pedesaan, pinggiran kota, atau bahkan area tempat tinggal yang jauh dari akses pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Klinik, atau Puskesmas),” ungkap General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, di sela-sela acara, Selasa (16/9/2014).

Namun sayangnya, lanjut Natalia, saat ini banyak Posyandu yang “hilang”, dalam arti kegiatan, eksistensi, dan bahkan “hilang” secara fisik. Sementara itu, jumlah Kader Posyandu yang aktif dan berkompetenpun juga semakin menurun. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi penyebab menurunnya jumlah Posyandu di Indonesia serta akses pelayanan kesehatan di daerah-daerahpun menjadi semakin sulit

Menurut Natalia, berdasarkan latar belakang tersebut, Hero Supermarket, menyadari para Kader Posyandu adalah ujung tombak bagi keberhasilan pembinaan dan pengembangan suatu Posyandu. “Oleh karena itulah kegiatan ini kami adakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi para Kader Posyandu, sehingga pada nantinya mereka dapat semakin berdaya dan meningkatkan peran aktifnya terhadap masyarakat,” tandasnya.

PosyanduKegiatan pelatihan dan pembinaan ini meliputi pelatihan pelayanan kesehatan, pemberian makanan tambahan (software), peningkatan kompetensi Kader Posyandu (brainware), serta pemberian sarana (hardware). Selain itu, para Kader Posyandu juga dibekali dengan pendalaman pengentahuan tentang tata cara pelaksanaan Posyandu dan pengetahuan gizi baik bagi ibu dan anak.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama anak-anak. Kami menargetkan sekitar 5.000 anak-anak dari Kelurahan Sidodadi dan Simolawang akan menerima manfaat dari kegiatan ini baik secara langsung maupun tidak langsung,” timpalnya.

Disebutkan, program pembinaan Posyandu oleh Hero Supermarket telah dimulai sejak awal 2014 sebagai implementasi dari program HERO PEDULI yang berada di bawah naungan departemen Corporate Social Responsibility (CSR) HERO Group. Hingga saat ini, Hero Supermarket telah membina Posyandu di Jakarta, Tangerang Selatan, serta Surabaya. Khusus di daerah Surabaya, Hero Supermarket menggandeng WVI (Wahana Visi Indonesia) sebagai partner kerjasama.

General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita 1
General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, memberikan kata sambutan.

Dalam hal ini, WVI membantu Hero Supermarket untuk memberikan pelatihan yang dapat mendukung peran Kader; melakukan pemantauan kegiatan Kader dan Posyandu; melakukan koordinasi rutin antara Posyandu, Puskesmas, dan pemangku kekuasaan lainnya; kegiatan pengembangan anak usia dini; sebagai penyalur perlengkapan dan peralatan Posyandu; penyedia fasilitas sanitasi Posyandu; koordinasi reguler terhadap mitra dan pemangku kepentingan; serta mengadakan sosialisasi atau kampanye kepada masyarakat sekitar Posyandu. Adapun mitra implementasi dari kerjasama dan kegiatan ini yaitu Pejabat Pemerintah setempat (RT, RW, dan lain-lain), Posyandu, Puskesmas, PKK, dan yang paling utama adalah masyarakat setempat.

Hero Supermarket berharap, semoga dengan diadakannya kegiatan pembinaan dan pelatihan ini dapat menghasilkan Kader Posyandu yang berkompeten serta mampu mengembangkan Posyandu di daerah masing-masing agar tercipta kehidupan ibu dan anak yang sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Program Manager Posyandu Wilayah Simokerto, dr. Rachmad Willy S, membenarkan jumlah kader Posyandu mengalami penurunan. “Itu memang menjadi perhatian kita bersama. Kesadaran untuk rutin ke Posyandu perlu digalakkan lagi. Dan kenapa memilih wilayah Simokerto karena wilayahnya kecil namun terpadat penduduknya. Di pelatihan ini ada 40 kader Posyandu yang hadir,” jelasnya.

Program Manager Posyandu Wilayah Simokerto, dr. Rachmad Willy S, General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, serta Liana dari Wahana Visi Indonesia, saat memberikan keterangan pers.
Program Manager Posyandu Wilayah Simokerto, dr. Rachmad Willy S, General Manager CSR dan Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk., Natalia Lusnita, serta Liana dari Wahana Visi Indonesia, saat memberikan keterangan pers.

Sedangkan Liana dari Wahana Visi Indonesia, menerangkan sesuai kesepakatan dunia, gerakan Posyandu sudah dimulai sejak 1977. “Indonesia memulainya 1978 dan hingga sekarang masih banyak yang harus dibenahi. Program pelatihan ini sangat bermanfaat mengingat sekarang setiap 3 menit ada satu balita meninggal,” tukasnya.

Dari para kader yang telah mendapatkan pelatihan, lanjut Liana, diharapkan akan ditularkan hingga tingkat RW serta RT. (ro)