20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Gerakan Pramuka Harus Terus Inovatif dan Kreatif

Gerakan Pramuka Harus Terus Inovatif dan KreatifProbolinggo, KabarGress.com – Gerakan Pramuka merupakan tempat pengkaderan masa depan bagi generasi muda penerus bangsa. Untuk itu, dalam setiap kegiatannya yang melibatkan pemuda-pemudi harus dilakukan secara terus inovatif dan kreatif menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat melantik Ka Mabicab Kota Probolinggo Hj. Rukmini SH, M.Si masa bhakti 2014-2019 di Gedung Manggala Bhakti Kantor Walikota Probolinggo, Senin (25/8) malam.

Ia mengatakan, salah satu bentuk inovatif di dalam menunjang gerakan Pramuka yakni menggunakan teknologi dalam setiap kegiatannya. “Dahulu, jika melakukan pencarian jejak di tengah hutan (outbond) masih menggunakan tanda, lambang dan simbol untuk memudahkan mencari letak yang dituju, saat ini bisa menggunakan Global Positioning System (GPS),” imbuhnya.

Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim yang juga selaku Ka. Kwarda Jatim menjelaskan, salah satu bentuk cara kreatifitas lainnya untuk lebih membumikan gerakan Pramuka kepada masyarakat, juga bisa menggunakan media online seperti Whats’ up, website, line facebook dan twitter.

Menurutnya, jika cara inovatif dan kreatif sudah dilaksanakan dengan baik cara selanjutnya yakni bekerjasama dengan mediabaik cetak, elektronik, maupun online untuk menyebarluaskansetiap kegiatan Pramuka agar lebih dikenal dengan masyarakat.

“Dalam waktu dekat, Pramuka akan diminta untukmelaksanakan kegiatan perkemahan atau outbond yang melibatkan sekitar 5.000 kader Pramuka di setiap Kab/Kota. Pada saat melakukan outbond tersebut, akan ada media yang meliput kegiatan dan dipilih terbaik. Dari yang terbaikkemudian akan dikirim untuk mengikuti perkemahan di luar negeri,” terangnya.

Ia menegaskan, bahwa Pramuka sebagai salah satu badan pembentuk karakter bangsa dalam upaya membangun akhlak anak bangsa yang baik harus memiliki budi pekerti, berfikir positif, tangguh, percaya diri, jujur, inovatif, dan mampu bertanggun jawab.

Sementara itu, Ka Mabicab Kota Probolinggo Hj. Rukmini SH, M.Si mengatakan, ke depan tantangan bagi Pramuka tidaklah mudah. Ada dua kelompok bagi bangsa ini menghadapi globalisasi. Dua kelompok tersebut adalah menjadi bangsa yang berhasil atau bangsa yang kurang berhasil.

Ia menegaskan, keberhasilan tidak datang secara cuma-cuma turun dari langit. Gerakan Pramuka harus mampu berfikir dan bertindak secara optimis, bukan menjadi generasi yang pesimis dan mudah putus asa. “Kita, bersama gerakan Pramuka tidak ingin menjadi bangsa yang kurang berhasil tapi harus terus menjadi bangsa pemenang. Mari kepada Mabicab Kota Probolinggo untukterus secara bersama-sama memajukan kegiatan Pramuka secara positif,” tutupnya. (Eri)