03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Dharma Wanita Gelar Seminar Pencegahan Kanker Payudara

Dharma Wanita Gelar Seminar Pencegahan Kanker PayudaraSurabaya, KabarGress.com – Kesehatan sangat berpengaruh pada kebugaran tubuh dan kecantikan wanita. Maka,Dharma Wanita Persatuan (DWP) prov Jatim berupaya anggotanya selalu tetap sehatdengan menggelar Seminar “Upaya Dini Pencegahan Penyakit Kanker Payudara dan Pengeroposan Tulang”.

Seminar dirangkai dengan acara Halal Bihalal anggotaDWP se Jatim dan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Prov.Jatim, di Kantor Dispenda Jl Manyar Kertoarjo Surabaya, Kamis  (21/8).

Menurut Ketua DWP Provinsi Jatim sekaligus Ketua DPD GOPTKI Provinsi Jatim Ny. Hj.Chairani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos, seminar ini sangat penting, karena kanker payudara dan pengeroposan tulang merupakan penyakit yangharus diwaspadai karena banyak di derita kaum wanita, meski tidak jarang bapak-bapak juga mengalami pengeroposan tulang.

Dengan mengikuti seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sehingga wanita lebih waspada dan menjaga kesehatannya dengan melakukan chek-upsecara rutin. Bila ada gangguan kesehatan yang mengarah pada gejala-gejala penyakit kanker atau pengeroposan tulang dapat dicegah sedini mungkin.

Isteri Sekda Prov Jatim ini juga mengharapkan,setelah latihan mental selama sebulan,  mampu memberikan energi baru bagi para pendidik dan pengurus organisasi/ yayasan karena di tangan pengurus DPD GOPTKI bersama tiga komponen bisa meningkatkan kualitas penyelenggaraan Taman Kanak-kanak di Jatim. Sehingga dapat mencetak generasi muda yang berkarakter yang mampu menjadi pemimpin yang tangguh menghadapi tantangan masa depan.

Sedengkan  kepada Ketua dan pengurus DWP di semua tingkatan, ia menghimbau ,“Marilah kita bangun komitmen berbuat lebih banyak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, anggota, dan masyarakat,” tegasnya.

Sementara Sekda Prov. Jatim Dr H Akhmad Sukardi, MMmengharapkan, Selama ini DWP telah melakukan berbagaiprogram pelatihan dan ketrampilan. Hal itu disamping dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan.Melalui pendidikan, wanita dapat meningkatkan keluhuran kodrat, harkat, martabat dan kedudukan serta perannya.

“Dengan berbagai seminar dan pelatihan yang sudah dilaksanakan selama ini, anggota DWP tidak hanya menjadi wanita yang cerdas, tetapi juga wanita yang ber-etika dan berbudi pekerti luhur, sehingga patut menjadi teladanmasyarakat sekitar” harapnya.

Menurut Sekda,Idul Fitri bukan baju barunya yang penting, tapi ketaatan dan keimanan pada Allah yang seharusnya bertambah.“Setelah bulan Syawal ini, kaum wanitaseharusnya berperilaku dan bersikap lebih baik, perhatian dan kasih sayang pada suaminya harus full sebulan, baik tanggung bulan ataupun akhir bulan, lakukan semua kewajiban denganenjoy danhappy, serta ikhlas,  jangan pernah merasa terpaksa,” katanya.

Wanita yang berkarier, bersyukurlah karena diberi peluang oleh suami untuk berkarya dan berbakti kepada negara. Tapi harus diingat top manager dalam rumah tangga adalah suami.Wanita dalam rumah tangga diberi peran sangat penting mendidik anak-anak, guna membentuk keluarga harmonis dan berkualitas. “Jagalah keseimbangan dalam membina karir dan tanggung jawab sebagai isteri dan seorang ibu bagi anak-anaknya,” ujarnya.

Ke depan saya harapkan DWP mampu mengambil peran dan semakin aktif lagi berpartisipasi dalam membantu tugas suami sebagai aparatur pemerintah mengatasi berbagai permasalahan pembangunan di Jatim ini.

Anggota DWP sebagai isteri PNS saya harap makin kreatif dan inovatif melaksanakan berbagai program kerjanya, baik bidang pendidikan, ekonomi maupun bidang sosial budaya. Mensinkronkan dengan kebijakan Pemprov Jatim, sehingga kegiatannya tepat sasaran.

Sekda juga berpesan kepada anggota DPD GOPTKI Provinsi Jatim yang merupakan motor penggerak dari aktivitas Pendidikan Anak Usaha Dini (PAUD), hendaknya kurikulum bisa disusun mengarah pada penanaman karakter. Ajarkan hal-hal yang simpel tapi dampaknya positif luar biasa, terbawa sampai dewasa. Misalnya membiasakan anak-anak mengucapkan kata-kata, seperti  ‘maaf’ (kalau melakukan kesalahan), ‘tolong’ (jika butuh bantuan), dan ‘terima kasih’(bila menerima pemberian).

Kedepan, makin berat masalah yang dihadapi dalam mendidik anak, maka pendidikan karakter sangat diperlukan. Ada tiga dasar yang diperlukan dalam membimbing anak-anak  supaya mempunyai karakter yang baik, yakni ‘tidak boleh mencuri’,  ‘tidak boleh berkelahi’, dan ‘tidak boleh berbohong’. Hal tersebut yang menjadi dasar bagi penanaman karakter anak sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Selain dua nara sumber dr Budiharto dan dr. Erwin Isaprandi, dalam seminar itu Jayabrata juga mensosialisasikanrumah sakit milik KORPRI yaitu RS. Pura Raharja yang berlokasi di Jl. Pucang Adi  nomor 12 – 14 Surabaya. RS ini tidak hanya melayani anggota & keluarga besar KORPRI Propinsi Jatim saja tapi juga masyarakat umum.

Ketua Panitia Ny. Akhmad Djaelani mengatakan, yang dihadiri 400 orang  terdiri dari Ketua DWP Kab/ kota se Jatim, Ketua DWP Instansi Pemerintah Provinsi (IPP) dan anggota DPD GOPTKI Jatim. ( Eri)