03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul Usulkan Perwosi Jatim Jalin Partnership

Gus Ipul Usulkan Perwosi Jatim Jalin PartnershipSurabaya, KabarGress.com – Wakil Gubernur Jawa Timur H. Saifullah Yusufmengusulkan agar Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia Jatim menjalin partnership dengan perusahaan guna mengembangkan olahraga di Jatim.Hal tersebut harus dilakukan karena jika mengandalkan anggaran pemerintah tidak cukup, sehingga Perwosi perlu menggalang dana dari non government seperti pengusaha, donatur-donatur lainnya yang memungkinkan untuk memajukan olahraga kita.

“Sekarang ini, Perwosi perlu menjalin Partnership,sehingga bisa saling menopang dan dana yang ada bisa disinergikan,” kata Gus Ipul sapaan lekatnya saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Perwosi IXJatim di Gedung DPRD Jatim, Selasa (19/8).

Ia mengatakan, Perwosi bisa menggunakan segalainstrumen untuk menggerakan masyarakat agar mau berolahraga. Untuk itu, partnership dibutuhkan pengurus untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kinerja Perwosi. Kalau mengembangkan atlet, harus dipacu agar berprestasi dengan memberikan harapan yang layak.Sebagai contoh, ketika atlet berprestasi, atlet harusdiperhatikan masa depannya.

Gus Ipul menyampaikan, Perwosi memiliki peran strategis untuk mengembangkan olahraga dan khususnyaperempuan. Saat ini, peranan wanita dibahas PBB yangberkaitan dengan percepatan kesejahteraan masyarakat. Dalam pembahasan itu, wanita diharapkan bisa berperan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat.

“Kalau wanitanya memiliki ilmu dan informasi yang cukup, maka berdampak baik pada keluarganya. Kalau perempuannya sejahtera, maka keluarganya bisa ikut sejahtera,” tuturnya.

Menurutnya, olahraga sekarang ini sudah menjadi gaya hidup (lifestyle) dan menjadi bagian penting dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat.. Bagi yang punya bakat dan berprestasi bisa terus dikembangkan bakat di olahraga prestasi. Sedangkan  yang tidak berprestasi, bisa melakukan olahraga rekreasi.

Olahraga saat ini sudah menggunakan ilmu dan teknologi atau yang biasa disebut sport science. Artinya dengan sport science, olahraga disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dari masing-masing orang. Untuk itu, Gus Ipul meminta, kurikulum olahraga dan teknologi diperbaiki dengan menggunakan pendekatan sport science.

“Ilmu olahraga semakin maju. Jadi dengan sport science ini masyarakat tidak asal olahraga, tetapi menjadi lebih efektif, tepat sasaran, serta membuat tubuh menjadi lebih bugar. Untuk itu, Perwosi harus mulai mendatangkan ahli-ahli sport science menjadi narasumber,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perwosi Jatim Ny. Hj. Ummu Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, keberadaan Perwosi erat kaitannya dengan kaum wanita di dalam kehidupan keolahragaan

Musprov Perwosi IX Jatim ini, akan membuat program yang bertujuan untuk meningkatkan peran Perwosi sesuai dengan tugas yang diatur dalam AD/ART antara lain melaksanakan kegiatan yang bersifat keolahragaan pada wanita, anak, diutamakan anak perempuan, mengadakan hubungan dan kerjasama dengan berbagai instansi dan organisasi olahraga, menyelenggarakan kegiatan keolahragaan di kalangan wanita secara luas, bertahap, dan berjenjang.

Perwosi sebagai organisasi fungsional KONI Jatim dan mitra bagi induk olahraga pada umumnya berusahaberperan aktif dalam memberdayakan wanita untuk kepentingan olahraga. Oleh karena itu, kepada Pengprov dan Pengkab/kota untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, mengembangkan diri, dan menambah wawasan di bidang kesehatan, keolahragaan, dan pendidikan jasmani. Sehingga wanita menduduki jabatan penting dalam organisasi olahraga.

Mengenai anggaran Perwosi, Istri Wagub Jatim itu menyampaikan, Perwosi Jatim memang mendapatkan anggaran dari APBD Jatim dan KONI Jatim. Namun ia berharap, pengkab/kota juga mendapatkan anggaranyang sama. Selain itu, Perwosi Jatim diberikan kesempatan untuk mencari pemangku kepentingan (stakeholder) lain, dan boleh mencari dana dari pihak sponsor. “Selama kegiatannya bagus dan dipertanggungjawabkan, sponsor bisa didapatkan,” ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Ny. Hj. Rosmawati Edi Purwinarto melaporkan, Musprov Perwosi IX diikutisekitar 142 orang terdiri dari pengurus kabupaten/kota Perwosi se-Jatim, Korwil Madiun, Bojonegoro, Pamekasan, dan Malang, serta Pengurus Provinsi Perwosi Jatim. Tema Musprov yakni “Perwosi Berperan dalam Pembangunan Bangsa Untuk Membentuk Keluarga yang Sehat dan Bugar Melalui Olahraga”.

Di dalam Musprov Perwos IX Jatim dibahas  Rencana Acara Musprov, Rencana Tata Tertib Musprov, Laporan Pelaksanaan kegiatan dan program kerja Pengprov Perwosi Jatim masa bhakti tahun 2010-2014, Rancangan program kerja Pengprov Perwosi Jatim masa bhakti 2014-2018. (Eri)