03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Sebut Paskibraka Generus Kelestarian Bangsa

Surabaya, KabarGress.com – Para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) adalah Generasi Penerus (Generus) yang mampu mempertahankan kelestarian bangsa. Selain itu, mereka putra-putri terpilih yang sanggup melaksanakan tugas dan kewajiban penuh tanggungjawab. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, saat mengukuhkan 76 anggota (Paskibraka) yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (15/8) malam.

“Di dalam ikrar Putra Indonesia terukir kalimat kesediaan dan kesanggupan menjadi putra-putri bangsa Indonesia yang sungguh-sungguh bertanggungjawab melaksanakan tugas. Serta tulus dan mampu mempertahankan kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelas Pakde Karwo sapaan akrabnya.

Sebagai generasi muda yang lahir dan tumbuh di alam pembangunan, menurutnya, diperlukan pemahaman atas perjuangan dan pengorbanan untuk merebut kemerdekaan dari penjajah tahun 1945. Pengorbanan yang dilakukan para pejuang hanya demi kemerdekaan bangsa, kesejahteraan masyarakat, dan harkat martabat manusia.

“Setelah pengorbanan dan perjuangan panjang, Bangsa Indonesia berhasil menentukan ciri dan identitas sebagai negara yang berdaulat. Salah satunya yakni bendera kebangsaan merah putih yang berkibar di seluruh pelosok tanah air,” imbuhnya.

Ia menambahkan, perjuangan yang dilakukan para pendiri republik inline dengan perkembangan pendidikan. Dicontohkan seperti pergerakan Budi Utomo pada 1908, menjadi tonggak permulaan pergerakan nasional di Indonesia. “Dari consensus kultural gerakan ini berkembang menjadi konsensus politik agar masyarakat terdidik. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah bagian penting dalam membangun kesejahteraan bangsa,” tukasnya.

Pemprov Jatim, lanjutnya, membutuhkan generasi muda untuk membangun dan memajukan daerah yang berjiwa nasionalisme. Karenanya, sebagai generasi muda yang berpendidikan harus berperan aktif sesuai tugas dan kewajiban sebagai siswa. “Kewajiban sebagai siswa yakni menuntut ilmu dan pengetahuan guna memenuhi kebutuhan bangsa. Selain memiliki kecerdasan kalian juga harus berbudi pekerti yang luhur, terampil serta memiliki keimanan dan ketaqwaan yang tinggi terhadapTuhan YME,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini Indonesia menjadi Negara ke 16 terbesar di dunia. Hal itu membuktikan bahwa dengan keterampilan para generasi muda dalam mengisi kemerdekaan, Indonesia bisa menjadi Negara yang bermartabat di mata internasional.

Ia berpesan, selama melaksanakan tugas para anggota Paskibraka harus menunjukkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilannya secara optimal. “Saat melaksanakan dan nanti kembali ke daerah, kalian supaya menerapkan dan mengamalkan segala sesuatu yang didapat selama pelatihan pada masyarakat di lingkungan masing-masing. Selain itu kalian harus mampu menjadi orang terdepan untuk memperjuangkan dan memperkuat bangsa di era globlalisasi,” pungkasnya.

Dalam pengukuhan yang berlangsung hikmat tersebut Pakde Karwo bertindak sebagai pembina upacara. Semua anggota Paskibraka dengan mantap dan tegas mengucapkan ikrar pengukuhan. Selanjutnya dengan iringan lagu Padamu Negeri, satu persatu anggota Paskibraka sambil menarik nafas panjang mencium Bendera Merah Putih sebagai bentuk kesetiaan dan bakti kepada bangsa dan Negara.

Sebanyak 76 anggota Paskibraka berasal dari perwakilan seluruh Kabupaten/Kota di Jatim. Mereka akan bertugas pada saat upacara penaikan bendera pada pagi hari 17 Agustus 2014 dan upacara penurunan bendera pada petang hari di hari yang sama. (Eri)