03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Warga Lokalisasi Dolly Demo Kapolres Surabaya

Iring-iringan massa demo.
Iring-iringan massa demo.

Surabaya, KabarGress.Com – Ratusan warga yang bergabung dengan Front Pekerja Lokalisasi (FPL), dan FSBUK, serta Aliansi Buruh Surabaya, menggelar demonstrasi di depan Kantor Kelurahan Putat Jaya Surabaya, Kamis (7/8/2014).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sikap petugas gabungan yang masih menahan warga dengan status sebagai tersangka di Polrestabes Surabaya. Sehingga, rekan-rekan ataupun warga melakukan aksi turun jalan, agar segera membebaskan kawan mereka.

Dengan membawa atribut bendera, alat dapur, dan poster, demonstran yang sebagian besar Ibu-ibu warga di perkampungan dua lokalisasi ini meneriakkan yel-yel dan kecaman terhadap sikap aparat gabungan pasca bentrok hari minggu lalu (27/7/2014). Warga juga memprotes adanya razia yustisi yang dilakukan Satpol PP Surabaya akhir-akhir ini.

“Hingga kini adanya intimidasi masih diterima oleh warga yang dilakukan Satpol PP. Mereka kerap melakukan intimidasi tersebut saat menggelar razia yustisi,” kata Annisa, Koordinator Tim Advokasi Perempuan dan Anak Lokalisasi Dolly dan Jarak.

Bentuk intimidasi yang ditudingkan oleh warga juga terjadi dalam beberapa kasus. Yakni, penangkapan terhadap warga yang dituding saat kerusuhan lalu menjadi dalang dan provokator. ”Mereka kan bukan penjahat. Kenapa harus dilakukan seperti itu,” tegas Annisa.

Setelah satu jam menggelar aksi di depan kantor kelurahan, ratusan pendemo ini bergerak menuju Polrestabes Surabaya untuk melakukan aksi serupa. Tujuan aksi tersebut agar warga yang masih ditahan maupun yang berstatus sebagai tersangka, untuk segera dibebaskan dari jeratan hukum karena dianggap aparat tidak memiliki bukti dan tuduhan yang jelas. (tur)