05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Gubernur Minta Wabup Pacitan Jaga Empat Pilar Kebangsaan

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Pacitan dengan acara Pelantikan Wabup Pacitan Sisa Masa Jabatan Tahun 2011-2016 di R. Bhinaloka Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Pacitan dengan acara Pelantikan Wabup Pacitan Sisa Masa Jabatan Tahun 2011-2016 di R. Bhinaloka Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

Surabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo minta Wakil Bupati Pacitan, Drs. H. Soedjono untuk menjaga dan mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Permintaan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim tersebut disampaikan saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Pacitan dengan acara Pelantikan Wabup Pacitan Sisa Masa Jabatan Tahun 2011-2016 di R. Bhinaloka Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

Pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan, khususnya Pancasila dan NKRI dikarenakan dalam beberapa waktu terakhir muncul gerakan dan masuknya pengaruh militan Negara Islam Irak dan Suriah atau yang dikenal dengan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) di wilayah Jatim.

“Ini perlu diantisipasi, sebab sudah jelas-jelas mengancammelanggar Pancasila dan keutuhan NKRI. Sebagai kepala daerah, kita sudah disumpah untuk membela, menjaga dan mempertahankan Pancasila dan NKRI. Jadi kita wajibhukumnya untuk mengantisipasi dan menindak tegas pergerakan ISIS, khususnya di Jatim” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi menyebarnya pergerakan ISIS, Pakde Karwo berencana mengajak Kapolda, Pangdam, Kajati, ulama, dan tokoh masyarakat se-Jatim untuk rapat bersama di Gedung Negara Grahadi, Kamis (7/8).

“Rapat tersebut sebagai dasar untuk membuat Pergubyang melarang segala aktivitas ISIS di Jatim. Bahkan saya minta ada yang melanggar, polisi dapat langsung menangkap anggota ISIS tanpa perlu diinterogasi dulu, interogasinya bisa dilakukan setelah ditangkap. Sebab ini jelas-jelas gerakan berbahaya yang melanggar eksistensi negara” katanya.

Menjaga empat pilar kebangsaan tersebut juga sejalan dengan fungsi pemerintahan, khususnya membangun rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Hal itu dapat diwujudkan dengan membina hubungan yang baik dengan Forpimda. “Suasana aman dan nyaman akan membuat kehidupan ekonomi berjalan lancar, muaranya adalah meningkatnyakesejahteraan rakyat” katanya.

Masih menurut Pakde Karwo, harmonisasi antara kepala daerah juga sangat penting. Oleh sebab itu, ia minta Wabup Pacitan Soedjono untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan Bupati. Sehingga dapat menyelenggarakan pemerintahan yang baik sesuai UU 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

“Salah satu tugas Wabup dalam fungsi pemerintahan, yakni membantu bupati untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat pelayanan publik yang baik. Dalam fungsi pembangunan, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang baik tetapi harus mengurangi kemiskinan dan pengangguran.” ujarnya.

Selain itu, tugas wabup adalah mengkoordinasikan kegiatan instansi-instansi vertikal yang ada di wilayahnya, yakni perwakilan instansi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Serta memantau dan mengevaluasi jalannya pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Dan yang tak kalah penting adalah membangun kerjasama yang baik dengan DPRD, jadi jika ada kritik dansaran yang konstruktif dari DPRD, harap diterima dengan baik, lalu dijadikan sebagai materi pembangunan. Pada intinya, kita bersama-sama bekerja keras untuk menyejahterakan masyarakat” tuturnya.

Drs. H. Soedjono secara resmi mengisi kekosongan kursiwabup Pacitan untuk menggantikan almarhum Prayitno yang tutup usia pada September 2013. Soedjono akan mendampingi Bupati Indartato hingga 2016 mendatang. (Eri)