05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Pemilu Aman, Bukti Jatim Kondusif

Wagub Jatim H. Saifullah Yusuf saat melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1435 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin (28/72014).
Wagub Jatim H. Saifullah Yusuf saat melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1435 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin (28/72014).

Surabaya, KabarGress.com – Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Jatim dan Bangsa Indonesia diantaranya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim(Pilgub), Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung aman menjadi bukti, bahwa Jatim suasananya terus kondusif dan harmonis tidak ada gesekan apapun.

“Allhamdulillah, pelaksanaan Pilgub, PIleg dan Pilpres telah dilaksanakan secara aman dan nyaman sehingga kita bisa melaksanakan ibadah selama bulan Ramadhan serta merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1435 H hari ini. Suasana aman dan nyaman ini membuktikan bahwa Jatim situasi masyarakatnya sangat kondusif yang didukung oleh sinergitas antara masyarakat, pemerintah dan TNI-Polri,” ujar Wagub Jatim H. Saifullah Yusuf saat menjawab pertanyaan media cetak dan elektronik seusai melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1435 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin (28/72014).

Gus Ipul sapaan akrabnya, menuturkan, suasana yang kondusif seperti saat ini harus terus dijaga. Caranya dengan terus fokus memperhatikan masyarakat yang berlebaran dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada. Tahun ini Pemprov Jatim fokus terhadap beberapa titik kemacetan seperti daerah di Nengkreng dan Duduk Sampean, Gresik. “Kedua jalur ini, merupakan titik kemacetan, meskipun terjadi kemacetan namun masyarakat untuk tetap bersabar dan tertib berlalu lintas sehingga kemacetan bisa diatasi,” ungkapnya.

Ia berharap, angka kecelakaan pada saat lebaran tahun ini bisa berkurang dibandingkan tahun kemarin terlebih tidak ada korban kecelakaan lalu lintas. Terkait kebutuhan stok bahan makanan dan minuman di Jatim, ia menilai sangat cukup dan tidak ada gejolak harga yang besar.

Ada sekitar 7,1 juta orang lebih yang melaksanakan mudik lebaran di Jatim membutuhkan kebutuhan makanan dan minuman. Jumlah ini meningkat sebesar 200.000 orang dibandingkan pada tahun 2013 yang hanya sekitar 6,9 juta orang. “Alhamdulillah stock pangan di Jatim cukup dan tidak ada gejolak harga yang signifikan,” imbuhnya.​

Ke depan, ada tantangan besar yang harus segera diselesaikan dan dipersiapkan oleh Pemprov Jatim. Tantangan tersebut adalah perbaikan sarana infrastruktur jalan, pembebasan pembangunan Jalan Tol, mendorong penyelesaian ganti rugi Lumpur Lapindo hingga menyiapkan keterampilan pendidikan. “Tahun depan kita harus mempersiapkan diri dalam Pasar Bebas Asean 2015 dimana arus barang dan jasa bisa dengan mudah keluar masuk dari satu negara ke negara lainnya untuk itu kita harus terus bekerja memperbaiki kualitas pembangunan serta menyejahterakan masyarakat Jatim,” tutupnya.

Sementara itu, pelaksanaan sholat Idul Fitri 1435 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya ini, diikuti oleh sekitar 60.000 masyarakat umum. Bertindak selaku Khatib adalah KH. Miftahul Akhyar (Rois Syuriah PWNU Jatim) dengan tema “Idul Fitri Momentum Merekatkan Ukhuwah Sebagai Modal Membangun Bangsa”. Bertindak sebagai imam yakni, KH. Abd. Hamid Abdullah SH, M. Si.

Perolehan Zakat Fitrah dalam bentuk beras mencapai 595 KG dan bentuk uang sebanyak Rp85.553.000. Untuk Zakat Maal, sebesar Rp286.304.600, Fidyah Rp15.325.000 serta Infaq/Shodaqoh Rp41.931.000. (Eri)