22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Nuzulul Quran Sebagai Inspirasi Untuk Nderes Al Quran

Wagub Jatim Drs. Saifullah Yusuf memberikan bantuan kepada anak yatim di acara Nuzulul Quran 1435 M (2014) di Gedung Islamic Centre Surabaya.
Wagub Jatim Drs. Saifullah Yusuf memberikan bantuan kepada anak yatim di acara Nuzulul Quran 1435 M (2014) di Gedung Islamic Centre Surabaya.

Surabaya, KabarGress.Com – Setiap tahun Umat Islam memperingati Nuzulul Quran,yang diartikan sebagai peristiwa pertama kali diturunkannya  ayat-ayat suci Al Quran. “Walaupun kita tidak mengetahui kapan persisnya pertama kali diturunkannya, tetapi diharapkan Nuzulul Quran dapat menginspirasi seluruh Umat Islam untuk mempelajari sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya.  Sebagai inspirasi untuk  nderes Al Quran,” harap Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H Saifullah Yusuf pada Peringatan Nuzulul Quran 1435 H/2014 M di Islamic Center Surabaya, Selasa (15/6) malam.

Pada kesempatan itu,  Wagub sangat mengharapkan kitasebagai Umat Islam   mau menghafal ayat-ayat yang terkandung dalam kitab suci Al Quran. Paling tidak satu surat atau kalau tidak bisa satu ayat setiap hari.,

Dijelaskan pula bahwa banyak yang mengatakan bahwa turunnya Al Quran bersamaan dengan malam Lailatul Qodar, yaitu malam 21, malam 23, malam 25, malam 27 Bulan Ramadhan. “Orang Arab meyakini bahwa Malam LailatulQodar jatuh pada malam 27, tetapi di Indonesia diyakini jatuh pada malam ke 17 Bulan Ramadhan. Oleh karena, Nuzulul Quran selalu diperingati pada malam 17 Bulan Ramadhan” jelasnya.

Gus Ipul, Wakil Gubernur Jatim yang juga Ketum Baznas Jatim pada kesempatan itu menyampaikan bingkisan lebaran kepada 100 anak yatim piatu . Yang diterima secara simbolis anak-anak dari panti asuhan sekitar Kota Surabaya dan Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Malang Dr. KH Marzuki   Mustamar dalam ceramahnya menekankankebesaran dan kemuliaan Kitab Suci Al Quran.

Dikatakan bahwa Al Quran adalah Kitab Samawi yang utuh, benar, otentik dan selalu mengikuti perkembangan jaman, sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Al Baqoroh . “Oleh karena itu jangan sekali-kali ragu, mengingkarinya. Barang siapa yang meragukannya maka dia dikatakan sebagai orang murtad, haram disholati, haram dimakamkan di pemakaman Islam. Bila mati akan sia-sialah apa yang telah dilakukannya selama hidup,” jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa hanya Kitab Suci Al Quran yang dibaca jutaan orang, mulai dari anak-anak sampai orang tua walaupun tidak dimengerti artinya. Selain

Kebesaran lainnya adalah Isi Al Quran di seluruh dunia sama, dengan tulisan Arab sesuai dengan saat pertama kali diturunkannya. Naskah aslinyapun masih tersimpan dengan baik. “Turunnya di Arab dengan tulisan Arab, sampai di Surabaya masih tertulis dalam tulisan Arab,” urainya lebih lanjut.

Selain itu Al Quran yang diteliti secara ilmiah sangat tepat dibacakan pada segala situasi, baik saat sedih maupun senang. Dicontohkan saat kelahiran anak, pernikahan, kematian sangat tepat bila dibacakan ayat-ayat suci Al Quran.

Sebelum mengakhiri ceramahnya, KH Marzuki berpesan agar kita dalam menjalani kehidupan harus berpatokan pada Al Quran karena yang membuat adalah Allah SWT, selain itu juga harus berpegang pada Hadits Nabi Besar Muhammad SAW. (eri)