03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

PPDB Masih Bermasalah

Baktiono
Baktiono

Surabaya, KabarGress.Com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Surabaya, rupanya banyak menyisakan masalah. Hal ini diakui Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Baktiono, yang mengatakan dalam minggu ini banyak orangtua murid PPDB yang mengadu kepada komisi D bahwa berbagai sekolahan baik Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) menolak penerimaan siswa baru.

Baik dari jalur mitra warga, reguler, prestasi, dan kawasan. Sehingga, masyarakat menginginkan saran dan solusi dari anggota dewan untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Baktiono menegaskan, sudah memfasilitasi dan memberikan advokasi sesuai Perda 16 tahun 2012 untuk mekanisme bersama, termasuk jalur mitra warga yang swasta.

“Swasta tidak boleh menolak serta merta masyarakat yang melalui jalur mitra warga, karena jalur itu adalah jalur bagi mereka (masyarakat) yang tidak mampu, dan itu pun memang sudah ada kuotanya, 5 persen untuk negeri dan 5 persen untuk swasta. Baik personal, yaitu topi, tas, seragam, buku dan sepatu, termasuk biaya operasionalnya itu semua ditangung oleh Pemerintah Kota (Pemkot),” ucapnya.

Baktiono menegaskan, sekolah swasta seharusnya tidak boleh melakukan hal seperti itu. Maka dari itu, Baktiono akan mendata siswa yang ditolak untuk disampaikan ke Dinas Pendidikan (Dispendik) agar segera menangani masalah ini. Jika perlu nantinya komisi D akan memanggil Dispendik untuk hadir melakukan Dengar Pendapat (hearing) di gedung dewan DPRD.

“Saya minta Dispendik harus bisa menyelesaikan masalah ini, kalau tidak kami akan memanggil Dispendik untuk hadir disini (dewan). Karena, saya merasa kasihan melihat warga yang tidak mampu ini. Kami sudah menyarankan kepada warga tidak mampu agar membuat persyaratan untuk memasukkan anak mereka ke sekolah, kalau masih tetap ditolak hal ini akan kami bahas dengan Dispendik,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, mengaku akan mengusahakan bagi warga yang tidak mampu agar bisa memasukkan anaknya ke sekolah yang diinginkan. Terutama untuk anak SMP, Risma sapaan akrab Tri Rismaharini, mampu mengupayakan agar segera masuk ke sekolahan yang diinginkan. Orang nomor satu di Surabaya ini, sudah melakukan koordinasi dengan Dispendik untuk masalah ini.

“Tapi kalau untuk tingkat SMA, saya menyarankan agar dimasukkan saja di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) itu sama saja kok. Pokoknya saya akan mengusahakan agar keinginan orangtua agar anaknya masuk di sekolah yang diinginkan bisa tercapai. Pokoknya saya mohon ibu-ibu semua harap bersabar,” katanya setelah melakukan paripurna di gedung DPRD Surabaya. (tur)