21/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Minta Kadin Perkuat Pasar Dalam Negeri

Pakde Karwo Minta Kadin Perkuat Pasar Dalam NegeriSurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo meminta kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim untuk terus memperkuat pasar dalam negeri di tengah melemahnya ekonomi dunia dan Indonesia. Hal tersebut secara tegas disampaikannya saat menghadiri Buka Puasa Bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, di Graha Kadin Jl. Raya Darmo Graha Famili No. 1 Surabaya, Minggu (6/7) malam.

Ia mengatakan, dengan memperkuat dan meningkatkan pasar dalam negeri menjadi hal yang sangat penting untuk mendongkrak perekonomian di Jatim. Saat ini, perdagangan ke luar negeri kondisi pasarnya tidak bagus, cenderung lesu dan sulit untuk melakukan ekspor.

Pemprov Jatim terus berupaya meningkatkan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi melalui kerjasama dan menjalinkomunikasi yang intens dengan Kadin provinsi lain, khususnya Indonesia Wilayah Timur. “Tim ekonomi kami, terus bekerja untuk melakukan upaya upaya antar meja dengan pengusaha beserta Kadin di seluruh Indonesia guna membahas kerjasama ekonomi dan perdagangan yang bisa segera terjalin dengan Jatim,” ungkapnya.

Pakde Karwo biasa ia disapa menegaskan, kerjasama tersebut diantaranya tukar menukar informasi terkait barang-barang yang siap diperdagangkan sehingga dapat memperkuat perdagangan antar pulau.

Ia menyampaikan, pada Januari – Maret 2014 kelebihan transaksi perdagangan Jatim antar pulau mencapai Rp. 17,9 Trilliun. Jika ekonomi Indonesia terus stabil diharapkan mampu mencapai surplus perdagangan antar pulau sekitar Rp. 78 Trilliun. “Perdagangan antar pulau menjadi mesin penggerak ekonomi yang di dalamnya juga terdapat peran UMKM,” tegasnya.

Kepada pengusaha, Pakde Karwo meyakinkan agar tidak ragu menanamkan investasinya di Jatim. Ia menyarankan, agar pengusaha untuk bersinergi dengan UMKM yang ada di Jatim. Kemampuan UMKM saat ini sangat jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya. UMKM telah mampu memproduksi dan memasarkan barang lebih bagus dikarenakan packaging atau pengemasan sudah sesuai standart yang berlaku.

Pakde Karwo juga menjelaskan bahwa menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015 Pemprov Jatim akan menstandarisasi produk impor. “Kami akan bekerja sama dengan semua laboratorium dan lembaga terhadap berbagai barang impor terkait kualitas barang impor terutama barang berbahaya. Salahsatunya, seperti produk holtikultura yang mengandung bahan kimia, barang beracun, mercuri hingga toksin,” terangnya.

Untuk itu, sarana dan prasarana perdagangan seperti pelabuhan, bandara hingga infrastruktur jalan akan terus diperbaiki. Jika ini bisa terus diperbaiki dan dikembangkan, maka pengusaha dari Jabar dan Jateng ekspornya melalui Jatim, tidak lagi melalui Tanjung Priok di Jakarta sehingga Jatim mendapatkan nilai tambah dari ekspor di berbagai daerah.

Dalam buka puasa bersama tersebut, Ketua Umum Kadin Jatim La Nyala Mataliti memberikan santunan kepada ratusananak Yatim dari berbagai Lembaga Panti Asuhan di Surabayayang mendapatkan santunan berupa tas, sarung, alat ibadah, alat tulis sekolah dan uang tali asih.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf, Ketua DPRD Jatim Imam Sunardhi, Ketua Dewan Penasehat Kadin Alim Markus, Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat KH. Agus Ali Mashuri dan jajaran TNI-Polri. (Eri)