25/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Rubah Mindset, Pengguna Narkoba Butuh Rehabilitasi

Surabaya, KabarGress.com – Masyarakat diminta merubah mindset atau cara pandang terhadap penguna narkoba. Kalau dulu pengguna narkoba dianggap sebagai penjahat saat ini kita harus menganggap sebagai korban atau orang sakit.

“Mereka berada di dua dimensi permasalahan yaitu pelaku kriminal dan orang sakit. Terhadap mereka solusinya adalah dipulihkan melalui rehabilitasi secara komprehensif. Mulai dari tahap rehabilitasi medis, social sampai dengan proses reintegrasi sosial,” kata Sekdaprov Jatim, Dr. Ahmad Sukardi, dalam Upacara Peringatan Hari Anti Narkoba di kantor gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis (26/6/2014).

Ia mengatakan, pengguna narkoba adalah orang yang sakit. Mereka membutuhkan bantuan semua unsur masyarakat berhenti dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba. Oleh karena itu para pecandu harus diberi bantuan rehabilitasi.

“Peringatan hari Anti Narkoba ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap permasalahan narkoba di dunia yang belum dapat terselesaikan dan hanya dapat ditahan, sehingga sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui rehabilitasi mereka dapat melaksanakan fungsi sebagai anggota masyarakat secara normal dan memperoleh kehidupan yang sehat,” katanya.

Upaya untuk menyelamatkan bangsa Indonesia, Sukardi menyampaikan ada beberapa capaian yakni melalui pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pada aspek pemberantasan menunjukkan adanya peningkatan hasil pengungkapan kasus dan tersangka kejahatan peredaran gelap narkoba, serta pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkoba.

Dalam waktu empat tahun ini, dia menyebutkan telah terungkap 108.701 kasus kejahatan narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 134.117 orang. Hasil pengungkapan tindak pidana pencucian uang sebanyak 40 kasus dengan nilai aset yang disita sebesar Rp163,1 milyar rupiah.

“Upaya rehabilitasi pengguna narkoba selama kurun waktu 2010-2014 telah direhabilitasi sebanyak 34.467 residen baik melalui layanan rehabilitasi milik pemerintah dan masyarakat,” katanya. (Eri)