03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Sekda Sukardi: Cintai Produk Kuliner Lokal

Sekda Propinsi Jawa Timur, Sukardi, di acara pembukaan Festival Makanan Khas Jawa Timur, di Hotel Singgasana, Selasa (24/6) malam. (foto: Kominfo Jatim)
Sekda Propinsi Jawa Timur, Sukardi, di acara pembukaan Festival Makanan Khas Jawa Timur, di Hotel Singgasana, Selasa (24/6) malam. (foto: Kominfo Jatim)

Surabaya, KabarGress.Com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Sukardi, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk kuliner lokal. Sebab hal itu secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional. “Jangan biasakan makan makanan cepat saji. Kuliner kita lebih enak dan lebih terjamin kehalalannya,” ungkap Sukardi di sela-sela acara pembukaan Festival Makanan Khas Jawa Timur, di Hotel Singgasana, Selasa (24/6) malam.

Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang berpikir keliru dengan beranggapan makan makanan cepat saji dengan kemasan dan tempat mewah mampu menaikkan status sosial. “Padahal jika kita makan di tempat mereka, uang kita langsung dibawa ke luar negeri. Beda jika makan produk lokal, perputaran uangnya tetap ada di dalam negeri,” terangnya.

Apalagi menjelang diberlakukannya Asean Free Trade Area (AFTA) pada 2015 mendatang, agar keberadaan produk kuliner lokal semakin tersisih, Sukardi meminta para pengelola jasa kuliner di Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas baik rasa maupun pelayanan kepada konsumen. “Ini penting, kita kalah karena tidak terlalu memikirkan kualitas pelayanan dan kebersihan makanan yang dihidangkan,” tandasnya.

Perhatian pemerintah kepada produk kuliner ini menurut Sukardi karena keberadaannya telah mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jawa Timur. Ini terbukti, kontribusi pariwisata 2013 berdasarkan pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mampu membukukan  Rp23,88 triliun atau meningkat 9,14% dari tahun 2012 sebesar Rp21,88 triliun.

Kenaikan ini menunjukkan animo masyarakat dan wisatawan terhadap kebutuhan penginapan, makan minum dan jasa hiburan sangat tinggi sehingga ke depannya peluang investasi perlu menjadi perhatian. “Ini ke depan yang perlu kita tingkatkan untuk lebih mendongkrak perekonomian,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Festival Makanan Khas Jawa Timur 2014 kembali digelar. Kegiatan yang telah berlangsung 14 kali ini bertujuan meningkatkan inovasi dan promosi para pengelola produk kuliner di Jawa Timur. Berikut 10 finalis yang mengikuti grand final makanan khas Jatim 2014, Wilda Katering Jember, RM Majesty Tuban, Edotel SMKN 2 Kota Malang, Srikandi Hotel dan Resto Pacitan, Joglo Taman Kota Madiun, RM Ping Wa Gresik, UPJ SMKN 1 Kertosono Nganjuk, Jambu Luwuk Batu resort Kota Batu, Cafe Wijaya Kusuma Mojokerto dan Olahan Dapur Lulu Bondowoso. (ro)