15/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Para Pelanggan SilkAir Bisa Dapatkan Informasi Perjalanan Terbaru Melalui Google Now

Jakarta, KabarGress.Com – SilkAir, anak perusahaan regional Singapore Airlines, telah mengintegrasikan pemberitahuan status penerbangan dengan Google Now guna memberikan informasi terbaru mengenai status penerbangan mereka kepada para pelanggan.

Google Now merupakan sebuah layanan yang diperkenalkan sebagai bagian dari aplikasi Google Search yang menyediakan informasi yang benar, pada waktu yang tepat. Para pelanggan SilkAir yang melakukan pemesanan melalui www.silkair.com dan mencantumkan alamat akun Gmail mereka saat pemesanan akan dapat melihat informasi perjalanan seperti lokasi terminal keberangkatan mereka, pintu keberangkatan, jadwal penerbangan serta status penerbangan. Layanan ini juga akan memberikan pelanggan informasi yang berguna mengenai masing-masing tujuan perjalanan seperti kondisi cuaca dan lalu lintas. Informasi ini akan diperbaharui secara otomatis di Google Now beberapa jam sebelum keberangkatan para pelanggan.

Google Now tersedia melalui aplikasi Google Search yang dapat diunduh pada perangkat perangkat iOS dan Android melalui aplikasi Apple App Store dan Google Play Store, serta sudah tertanam (built-in) di perangkat Android 4.1+. Para pengguna kemudian harus masuk ke Google Search App dengan akun Gmail mereka untuk mengaktifkan fitur Google Now.

Perusahaan induk SilkAir, Singapore Airlines telah mengumumkan terlebih dahulu pada bulan Desember bahwa pemesanan penerbangan yang dilakukan melalui www.singaporeair.com telah terintegrasi dengan Google Now.

“Kami sangat gembira dapat mengambil langkah ini untuk mengintegrasikan pemesanan penerbangan yang dilakukan pada website kami dengan Google Now. Kami yakin bahwa langkah ini dapat lebih meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang kami karena mereka dapat menerima informasi perjalanan penting dengan nyaman,” kata SilkAir Vice President Commercial, Mr Ryan Pua. (ro)

Tentang SilkAir

Sebagai anak perusahaan regional Singapore Airlines, SilkAir mengoperasikan armada pesawat berbadan kecil (narrowbody) Grup Singapore Airlines dan telah memperluas jaringan grup ini dengan membuat dan mengembangkan destinasi-destinasi baru yang menarik di kawasan Asia Pasifik.

Maskapai ini melakukan penerbangan perdana pada bulan Februari tahun 1989 dengan brand bernama Tradewinds Airline, sebelum akhirnya berkembang dan berganti nama menjadi SilkAir pada tahun 1992. Di awal-awal pengoperasian, maskapai ini melayani penumpang yang ingin berlibur ke tujuan-tujuan eksotis di wilayah Asia Pasifik, seperti Phuket dan Tioman. Seiring dengan perkembangan maskapai tersebut, destinasi-destinasi bisnis regional seperti Phnom Penh, Yangon, dan Kuala Lumpur ditambahkan ke dalam jaringannya.

Saat ini, maskapai layanan penuh (full service) ini mengoperasikan lebih dari 350 penerbangan mingguan ke 47 destinasi di 12 negara. Tambahan jaringan penerbangan terbaru termasuk Yogyakarta (November 2013), Kalibo (Mei 2014) dan Mandalay (Juni 2014). Jaringan penerbangan SilkAir akan meningkat menjadi 48 destinasi pada saat Hangzhou memulai operasi pada bulan Juni 2014. Maskapai ini saat ini memiliki armada sebanyak 26 pesawat, yang terdiri dari 6 pesawat Airbus 319 dan 16 Airbus 320 serta 4 pesawat Boeing 737-800. Pada bulan Agustus 2012, SilkAir mengumumkan pemesanan armada terbesar dalam sejarah yakni hingga 68 pesawat Boeing 737, dengan pesanan pasti terdiri dari 23 pesawat Boeing 737-800 dan 31 pesawat Boeing 737 MAX 8.

Untuk informasi lebih detail, silakan kunjungi silkair.com atau www.facebook.com/SilkAir.