Lewat Program Xmart Village, XL Angkat Potensi Desa

( ki-ka ) :  Project Manager Xmart Village XL Axiata, Siti Siswandari, Perwakilan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB,  Ir. Armien ZR Langi,M.Sc, P.hd, Tokoh masyarakat Kamojang ,  Memed Moch Rohmat dan Vice President XL Central Region, Bambang Parikesit pada saat seremonial peluncuran XL Xmart Village di Grha XL Martadinata, Bandung (17/6).

( ki-ka ) : Project Manager Xmart Village XL Axiata, Siti Siswandari, Perwakilan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB, Ir. Armien ZR Langi,M.Sc, P.hd, Tokoh masyarakat Kamojang , Memed Moch Rohmat dan Vice President XL Central Region, Bambang Parikesit pada saat seremonial peluncuran XL Xmart Village di Grha XL Martadinata, Bandung (17/6).

Jakarta, KabarGress.Com – PT. XL Axiata Tbk (XL), operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia, meluncurkan program “XL Xmart Village”. Melalui program ini, XL menawarkan solusi yang transformatif, inovatif, dan efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Solusi digital ini diaplikasikan dalam sejumlah layanan seperti Mobile Advertising, Mobile Farmers, Musikkamu, Mobile Banking, AMR, Mobile Surveillance, Integrated Website, Call Center, Training, dan XCloud Solution. Vice President XL Central Region – Bambang Parikesit meresmikan tahan awal program ini di Bandung, Selasa (17/6).

Bambang Parikesit mengatakan, “Program XL Xmart Village ini dirancang khusus oleh tim Digital Services XL bekerja sama dengan institusi pendidikan ITB sejak Januari 2014, sebagai program pengembangan masyarakat yang komprehensif dan dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan negeri ini. Melalui program ini, XL berharap nantinya dapat mendukung perkembangan lebih dari 43 ribu desa, dan membantu lebih dari 57 juta penduduk di desa-desa tersebut.”

Melalui program Xmart Village ini, XL mengintegrasikan sejumlah layanan digital yang dikemas dalam suatu program layanan masyarakat. XL bersama ITB akan menentukan desa-desa yang dianggap perlu dikembangkan. Desa-desa tersebut kemudian akan dinilai untuk menentukan program Xmart Village yang terbaik untuk diterapkan, disesuaikan dengan dana, waktu, tim yang tersedia, serta dapat mencapai pengembangan yang tepat sasaran.

Layanan-layanan yang diintegrasikan pada Xmart Village ini adalah Mobile Advertising, di mana pengguna akan mendapatkan informasi mengenai daerah wisata melalui SMS. Mobile Farmers, di mana pengguna akan mendapatkan informasi tentang cuaca di suatu daerah melalui SMS. Musikkamu untuk mendownload lagu. Mobile Banking untuk menikmati jasa perbankan melalui ponsel. AMR untuk melakukan pengisian listrik melalui ponsel. Mobile Xurveillance untuk mengamati kondisi sekitar melalui kamera pengintai.

Juga ada Integrated Website di mana pengguna dapat mengetahui kondisi dan informasi tentang desa-desa yang menjadi sasaran Xmart Village. XCloud Solution yaitu sebuah teknologi komputasi awan yang dapat diimplementasikan dengan biaya yang terjangkau. Serta, tidak ketinggalan layanan informasi tentang pohon Endemik, layanan Call Center, juga training khusus tentang teknologi bagi penduduk desa setempat.

Untuk tahap pertama, desa  yang dikembangkan melalui program Xmart Village ini terdiri dari dua desa/dusun di Kabupaten Bandung Selatan dan Garut, Jawa Barat, yaitu dusun Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun dan Desa Karya Mekar, Kecamatan Darajat. Program pengembangan kedua desa ini rencananya akan diselesaikan dalam kurun waktu 6 bulan sejak dimulai pada awal Januari 2014. Masing-masing desa mendapatkan masa pendampingan selama 4 bulan. Masa pendampingan ini sangat penting mengingat banyaknya hal-hal yang dapat dikembangkan pada kesehariannya. Semua masukan dari lapangan akan berguna untuk mengembangkan Xmart Village pada fase berikutnya. Sama sekali tidak akan pungutan apapun kepada desa-desa yang terpilih. Namun khusus untuk beberapa aplikasi berbayar yang dipergunakan pada program ini, biaya standard akan tetap diterapkan.

Pada prakteknya, beberapa aplikasi yang dipergunakan di program ini dapat dipergunakan pada smartphone maupun feature phone. Bahkan, pada saat melakukan implementasi, XL juga menggunakan device Bolt serta perangkat Machine to Machine atau M2M untuk menjalankan beberapa aplikasi atau aktivitas yang ada. Ini semua dilakukan sesuai dengan misi XL DS yang selalu mengutamakan pada pelanggan.

Tidak hanya penduduk desa yang merasakan manfaat dari program ini. Pemerintah daerah setempat, kalangan industri telekomunikasi, juga masyarakat luas akan mendapatkan manfaatnya, seperti semakin terpublikasinya destinasi pariwisata menarikdi kawah Kamojang. Untuk ke depannya, XL sangat berharap untuk mengembangkan program Xmart Village 2.0 bagi desa-desa lainnya baik itu di Jawa Barat maupun di provinsi lainnya. (ro)

Leave a Reply


*