03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Warga Siapkan Balok Kayu Menghadang FPI

Warga terdampak rencana penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak bersiaga.
Warga terdampak rencana penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak bersiaga.

Surabaya, KabarGress.Com – Suasana di kawasan Dolly dan Jarak semakin mencekam. Pukul 1 siang di depan kantor Kelurahan Sawahan terjadi ricuh. Berdasarkan informasi yang berkembang, ricuh terjadi disebabkan karena salah seorang anggoa Front Pekerja Seks Lokalisasi (FPL) dipukuli oleh polisi yang sedang melakukan penjagaan di depan Islamic Center.

Mendengar rekannya dipukuli, membuat sejumlah anggota FPL ang lain yang berkumpul di dalam gang Dolly segera bergegas menuju depan Kelurahan Sawahan untuk melakukan aksi perlawanan. Sehingga, aksi dorong antara FPL dengan kepolisian tak terhindarkan.

Namun, bentrok tidak berlangsung lama lantaran Kapolsek Sawahan, Kompol Manang Soebekti, langsung turun tangan dan melerai aksi saling dorong antara FPL dan anak buahnya.

Ia mengatakan, kejadian ini hanya salah paham dan miss komunikasi antara FPL dengan pihak kepolisian. “Sekarang saya minta dari pihak kepolisian dan warga mundur jangan ada bentrok. Ini hanya salah paham saja, mari kita selesaikan dengan kepala dingin. Jangan sampai ada yang dirugikan dengan adanya hal seperti ini, mari kita bersama-sama berunding untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya, di tengah-tengah kerumunan massa.

Pantauan terakhir hingga pukul 4 sore, saat ini, Dolly masih mencekam. Setiap akses menuju kawasan Dolly dan Jarak diblokade dengan warga sekitar, guna