19/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Dirut PT PJB, Amir Rosidin: Pers Pelopor Utama Informasi Penting

Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Amir Rosidin, saat memberikan sambutannya di acara silaturrahim dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, di kantor PT PJB Jl Ketintang Baru 11, Selasa (17/6/2014).
Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Amir Rosidin, saat memberikan sambutannya di acara silaturrahim dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, di kantor PT PJB Jl Ketintang Baru 11, Selasa (17/6/2014).

Surabaya, KabarGress.Com – Peran pers dari waktu ke waktu dan seiring perkembangan informasi serta penyampai pesan dinilai masih menjadi pelopor utama pembangunan negara. “Pers saat ini sangat diperlukan, mengingat pers adalah pelopor utama dalam memberikan informasi penting bagi masyarakat maupun pemerintah. Di sisi lain peran pers juga ikut andil dalam pembangunan suatu daerah maupun nagara,” demikian diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Amir Rosidin, di sela-sela acara silaturrahim dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, di kantor PT PJB Jl Ketintang Baru 11, Selasa (17/6/2014).

Menurut Amir, pers hingga kini sangat membantu menyampaikan pesan penting dari perkembangan kinerja PJB. “Walaupun saya belum lama bertugas disini, tapi saya bersyukur dan berterimakasih pada rekan-rekan pers yang sudah berkenan hadir disini. Kehadiran rekan pers menjadi suasana baru bagi jajaran direksi PT PJB Jatim,” tuturnya.

Dalam acara silaturrahim penuh dengan suasana kehangatan dan keakraban tersebut, Amir Rosidin didampingi jajaran Direksi PJB Jatim, diantaranya Sekretaris Perusahaan, Eko Priyatno KB; Direktur Pengembangan dan Niaga, Muljo Aji AG; Kepala Satuan Pengawasan Intern, Herlin Luthan; Direktur Keuangan, Hudiono; Direktur Produksi, R. Yuddi Setyo Wicaksono; Kepala Satuan Pengadaan dan Logistik, Rudy Hendra Prastowo.

Jajaran direksi PT PJB dan awak media yang tergabung dalam Pokja Wartawan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, berfoto bersama.
Jajaran direksi PT PJB dan awak media yang tergabung dalam Pokja Wartawan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, berfoto bersama.

“Para jurnalis yang terdiri dari awak media cetak maupun elektronik di Jatim adalah partner dan mitra yang mendorong keterbukaan informasi di PJB Jatim. Terima kasih atas kedatangannya,” ujar Amir saat mengawali sambutannya.

Sementara itu, Ketua Pokja PT PLN Distribusi Jatim, Ali Topan Gonzales, mengatakan seiring perkembangan dan meningkatnya perekonomian di Indonesia termasuk di Jawa Timur, peran media massa (pers) memiliki andil besar dalam pembangunan daerah. Namun, Ali mengingatkan, keberadaan pers di tengah pertumbuhan ekonomi tersebut tetap akan mengkritisi kinerja pemerintahan maupun swasta.

“Ini untuk memberikan layanan informasi pada publik yang konstruktif dengan fakta dan akurasi data serta tetap patuh pada kode etik jurnalistik sesuai Undang-Undang Pers Nomer 40 Tahun 1999 yang menekankan pada keberimbangan,” terang wartawan salah satu media cetak harian di Surabaya ini.

Ali juga berharap, pertemuan antara pers dengan PT PJB tidak berhenti sebatas silaturrahim resmi saja. Melainkan, bisa semakin meningkat pada jalinan kerjasama yang baik demi perkembangan informasi publik yang bermartabat dan manfaat. “Selama ini rekan-rekan media mencari informasi tentang pembangkit listrik di Jatim masih minim sekali, bahkan kesulitan. Tapi, melalui kerjasama ini, kami berharap PJB Jatim bisa menerima serta memberi informasi-informasi lengkap tentang pembangkitan di wilayah kerjanya,” harap Ali.

Sedangkan Supervisor Humas PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, menambahkan PJB adalah sebagian dari beberapa unit pembangkitan yang memiliki luas area di Jawa–Bali. Senada dengan Ali, Pinto juga berharap, pertemuan dengan PT PJB Jatim dengan media massa ini meningkat menjadi kerjasama yang baik di masa mendatang.

“Sebetulnya, pemaparan oleh Dirut PT PJB Jatim masih belum secara keseluruhan. Ini karena keterbatasan waktu saja. Yang pasti, informasi yang disampaikan PJB dengan kinerjanya, bisa memberikan gambaran dan pandangan rekan wartawan terhadap keberadaan PJB, sebagai bagian dari PLN dalam memberikan layanan jasa energi kelistrikan,” tandas Pinto.

Terpisah, Manager Komunikasi Koorporasi PT PJB Jatim, Devi, menuturkan sebetulnya acara ini pernah dilakukan tahun 2004 hingga 2008 lalu. Namun adanya hal tertentu, yang mengakibatkan agenda pertemuan dengan awak media terhenti.

“Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik dan membuka kembali lembaran baru, kerjasama dengan rekan wartawan, khususnya Pokja PLN Jatim. Harapan kami, silaturrahim ini tetap menjadi prioritas utama dimasa mendatang. Luar biasa, kami salut dengan kepemimpinan baru Pokja PT PLN Jatim yang sekarang ini,” tukasnya. (ro)