03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

“Hub Side Down”; Potrek Kehidupan 5 Jantung Kota di Asia

Hub Side Down - Potrek Kehidupan 5 Jantung Kota di AsiaSurabaya, KabarGress.Com – Hong Kong, Bangkok, Tokyo, Shanghai, Jakarta merupakan lima kota megapolitan Asia yang menarik untuk diamati, terlebih pada perilaku individu dalam menghadapi modernitas dan urbanisasi. Hal inilah yang melatarbelakangi Bertrand Meunier, fotografer asal Paris, memamerkan karya fotonya dalam pameran bertajuk “Hub Side Down” di Galeri Seni House of Sampoerna (HoS) mulai tanggal 16 – 23 Juni 2014 bekerjasama dengan Institus Français Indonesia (IFI).

Melalui pendekatan ekspresionis dengan menggunakan teknik fotografi hitam-putih, ia menghasilkan karya yang bertekstur grainy atau berpasir, dimana teknik ini memberikan kesan unik namun tetap artistik pada foto karyanya. Ke-69 foto yang diabadikan oleh Bertrand Meuniermemfokuskan manusia sebagai obyek utama dan menghilangkan unsur arsitektur pada latar belakangnya. Teknik ini dilakukan untuk memberikan penekanan terhadap sisi humanisme setiap individu dalam menghadapi globalisasi.

Proyek ini diawali dengan dibuatnya karya foto mengenai China pada tahun 2004. Cina berhasil membuka perspektifnya akan sebuah kota modern, yang kemudian tertuang sebagai kota imajiner dan berkesan fiksi-ilmiah dalam karya fotonya. Hal tersebut mendorongnya untuk merambah kota besar lain di Asia, seperti Hong Kong, Bangkok, Tokyo dan Shang-hai.

Bahkan, atas undangan IFI, ia menetap di Jakarta selama bulan Februari 2014 untuk melakukan proyek yang sama di Jakarta untuk dipamerkan di Jakarta dan Surabaya sebagai acara penutupan 10 tahun Printemps Français di Surabaya. Printemps Français merupakan sebuah festival musim semi skala nasional yang memperkenalkan khasanah seni modern Prancis sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat serta seniman Indonesia untuk berinteraksi dengan seniman Prancis.

Bertrand Meunier merupakan anggota dari Tendance Floue, perkumpulan fotografer yang berpusat di Paris. Karyanya telah menjadi koleksi beberapa lembaga, termasuk Fonds National d’Art Contemporain (National Fund of Contemporary Art), museum fotografi ‘Nicéphore Niépce’ di Chalon-sur-Saône dan Perpustakaan Nasional Prancis.

Karyanya juga telah meraih berbagai penghargaan tingkat internasional seperti: penghargaan ‘Niépce’ (2007); penghargaan ‘Joseph Kessel’ (2006); penghargaan ‘International Media’ (2005), ‘Photo of the Year’ dari sebuah majalah Jerman ‘Die Pageszeitung’ (2003), dan penghargaan ‘Oskar Barnack’ (2001). (ro)