05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Hanif Brawijaya Rebut Sabuk Emas Nasional Bulu Junior

Hanif Brawijaya (tengah), diapit Sekretaris Pertina Sidoarjo, Herry Mulyono dan pelatih Yudi Kurniawan, menjelang pertandingan perebutan sabuk emas nasional kelas Bulu Junior.
Hanif Brawijaya (tengah), diapit Sekretaris Pertina Sidoarjo, Herry Mulyono dan pelatih Yudi Kurniawan, menjelang pertandingan perebutan sabuk emas nasional kelas Bulu Junior.

Surabaya, KabarGress.Com – Petinju Hanif Brawijaya dari Yon Arhanudse 8 BC Sidoarjo (peringkat 5 nasional), berhasil merebut sabuk emas nasional kelas Bulu Junior 55,3 kilogram mengalahkan lawannya, Gusti El Nino dari Sasando BC Tangerang (peringkat 3 nasional), pada kejuaran tinju nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-68, yang digelar Polrestabes Surabaya, di halaman Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (7/6/2014) malam.

Hanif menghentikan perlawanan Gusti di ronde ke-10 melalui kemenangan TKO. Dengan demikian Sidoarjo menelorkan petinju di tingkat nasional. “Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Tentunya sebagai bekal untuk semakin maju dan berprestasi lebih baik di dunia tinju,” ujar Hanif usai menerima pengalungan sabuk emas oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta.

Ungkapan suka cita juga terlontar dari Sekretaris Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sidoarjo, Herry Mulyono, yang tampak mendampingi anak asuhnya tersebut. “Saya memang terus memompa semangat juara untuk Hanif. Hasil kemenangan ini benar-benar membuat bangga kami dan kado istimewa buat masyarakat Sidoarjo demi kemajuan dunia tinju di tengah-tengah minimnya bibit-bibit petinju tanah air,” ujar Herry yang sangat bersemangat memajukan dunia tinju Sidoarjo ini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta, mengatakan kejuaraan tinju sabuk emas Kapolrestabes Cup merupakan kerjasama antara Polrestabes Surabaya dengan Komisi Tinju Indonesia (KTI) yang dipromotori Mikdon Neddy Tanaem. Dalam kejuaraan kali ini mempertandingkan atlet lokal maupun nasional. “Kejuaraan ini menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat Kota Surabaya dan nasional,” ujar Kombes Pol Setija Junianta.

Menurutnya, kejuaraan nasional tinju yang digelar Polrestabes Surabaya merupakan langkah bagus yang dilakukan untuk olahraga tinju. Seperti diketahui, selama tiga tahun terakhir, kejuaraan tinju tingkat nasional ini mengalami stagnan. “Dengan kejuaraan tinju kali ini, akan menghasilkan atlet-atlet yang potensial, baik untuk Kota Surabaya maupun secara nasional. Kami berharap mudah-mudahan kejuaraan ini akan bisa berlangsung setiap tahunnya,” tandasnya.

Secara lengkap, daftar tujuh partai pertandingan yang dilangsungkan, meliputi:
– Perbaikan peringkat nasional kelas Ringan 61,2 kilogram mempertandingkan Yacob Ton peringkat 2 nasional (UBS BC Surabaya) melawan Hendy Louis peringat 3 nasional (Satria Menoreh BC Daerah Istimewa Yogyakarta).
– Perbaikan peringkat nasional kelas Bulu Junior 55,3 kilogram, mempertemukan Adi Nery Luanmase peringkat 6 nasional (Putra Tanimbar BC Saumlaki Maluku) melawan Boido Simanjuntak peringat 4 nasional (Pusura BC Surabaya).
– Perebutan sabuk emas nasional kelas Bantam Junior 52,2 kilogram sabuk emas Kapolrestabes Surabaya mempertemukan, Beniqno Nino peringkat 5 nasional (Sasando BC Tangerang) melawan Frans Damur peringat 3 nasional (UBS BC Surabaya).
– Perebutan sabuk emas national kelas Bulu Junior 55,3 kilogram mempertemukan, Hanif Brawijaya peringkat 5 nasional (Yon Arhanudse 8 BC Sidoarjo) melawan Gusti El Nino peringkat 3 nasional (Sasando BC Tangerang).
– Perbaikan peringkat nasional kelas ringan 61,2 kilogram mempertemukan, Heri Andiranto peringat 3 nasional (Kulonprogo BC Daerah Istimewa Yogyakarta) melawan Edy Pio peringkat 6 nasional (Rokatenda BC Sidoarjo).
– Perbaikan peringkat nasional kelas ringan 58,9 kilogram mempertemukan, Julio De La Bazes juara nasonal (Pusura BC Surabaya) melawan Master Suro peringkat 6 nasional (Magelang BC Jateng).
– Perbaikan peringkat nasional kelas bantam junior 52,2 kilogram mempertemukan, Jhon Bajawa peringat nasional (Pusura BC Surabaya) melawan Mohsin Khadafi peringkat 5 nasional (Mirah BC Banyuwangi). (ro)